RS-CL Residual Chlorine Meter RS485
Pemantauan residual chlorine atau klorin sisa penting untuk membantu menjaga proses pengolahan dan kualitas air. Oleh karena itu, pengukuran secara kontinu dapat mempermudah operator melihat perubahan kadar klorin pada sistem.

RS-CL-*-2-20-EX Residual Chlorine Meter merupakan perangkat pengukur klorin sisa dengan pilihan rentang hingga 20 mg/L. Sensor mendukung RS485, 4-20mA, 0-5V, dan 0-10V, sehingga lebih fleksibel untuk integrasi dengan sistem monitoring dan kontrol.
1. Deskripsi Produk
RS-CL Residual Chlorine Meter digunakan untuk mengukur konsentrasi residual chlorine pada cairan. Perangkat terdiri dari transmitter dan electrode yang terhubung menggunakan kabel sensor.
Tersedia tiga pilihan rentang pengukuran:
- 0–2 mg/L
- 0–10 mg/L
- 0–20 mg/L
Selain itu, resolusi pengukuran mencapai 0,01 mg/L dengan response time kurang dari 30 detik.
Untuk integrasi, perangkat menyediakan beberapa pilihan output, yaitu RS485, 4-20mA, 0-5V, dan 0-10V. Karena itu, sensor dapat digunakan sebagai bagian dari sistem monitoring digital maupun analog sesuai konfigurasi yang dipilih.
2. Fitur Utama Produk dan Solusi

1. Pengukuran Residual Chlorine
Sensor dirancang untuk membaca kadar klorin sisa pada cairan.
Solusi: membantu operator memantau perubahan konsentrasi residual chlorine secara terukur.
2. Pilihan Range hingga 20 mg/L
Tersedia pilihan:
- 0–2 mg/L
- 0–10 mg/L
- 0–20 mg/L
Solusi: pengguna dapat memilih range sesuai kebutuhan aplikasi.
3. Resolusi 0,01 mg/L
Perangkat memiliki resolusi hingga 0,01 mg/L.
Solusi: membantu menampilkan perubahan nilai residual chlorine dengan detail yang baik.
4. Response Time <30 Detik
Response time yang tercantum adalah <30 s.
Solusi: perubahan nilai dapat diketahui dengan relatif cepat.
5. Output RS485
RS-CL menyediakan pilihan komunikasi RS485.
Solusi: memudahkan integrasi dengan data logger, controller, RTU, atau gateway yang mendukung RS485.
6. Output Analog Lengkap
Pilihan output analog meliputi:
- 4-20mA
- 0-5V
- 0-10V
Solusi: memberikan fleksibilitas untuk berbagai sistem kontrol dan data acquisition.
7. Power Supply 10–30V DC
Sensor menggunakan catu daya DC 10–30V.
Solusi: sesuai untuk banyak panel kontrol dan sistem instrumentasi DC.
8. Repeatability ±0,05 mg/L
Nilai repeatability error yang tercantum adalah ±0,05 mg/L.
Solusi: membantu memberikan hasil pengukuran yang konsisten pada penggunaan berulang.
9. Electrode hingga 0,6 MPa
Electrode memiliki pressure resistance hingga 0,6 MPa.
Solusi: memberikan fleksibilitas untuk pemasangan pada sistem yang sesuai dengan batas tekanan tersebut.
10. Kabel Dapat Disesuaikan
Kabel electrode standar adalah 5 meter.
Pilihan panjang lain:
- 10 m
- 15 m
- 20 m
Solusi: mempermudah instalasi ketika jarak antara electrode dan transmitter lebih panjang.
3. Technical Specification
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Product | Residual Chlorine Meter |
| Model Series | RS-CL-*-2-20-EX |
| Measurement | Residual Chlorine |
| Power Supply | DC 10–30V |
| Output | RS485 / 0-5V / 0-10V / 4-20mA |
| Measurement Range | 0–2 mg/L / 0–10 mg/L / 0–20 mg/L, optional |
| Resolution | 0,01 mg/L |
| Measurement Error | 5% atau 0,05 mg/L |
| Repeatability Error | ±0,05 mg/L |
| Response Time | <30 s |
| Transmitter Temperature Resistance | -20°C hingga +80°C |
| Transmitter Humidity Resistance | 0–95% RH, non-condensation |
| Electrode Working Temperature | 0–50°C |
| Electrode Pressure Resistance | 0,6 MPa |
| Default Electrode Cable | 5 m |
| Optional Cable Length | 10 m / 15 m / 20 m |
Catatan: pilihan range, output, dan panjang kabel perlu disesuaikan dengan SKU atau konfigurasi yang dipesan.
4. Manfaat dan Aplikasi

Bagian aplikasi berikut merupakan rekomendasi berdasarkan fungsi perangkat sebagai residual chlorine meter. Materi sumber yang diberikan tidak mencantumkan daftar aplikasi spesifik.
1. Water Treatment Monitoring
Dapat digunakan untuk membantu memantau residual chlorine pada proses pengolahan air.
2. Drinking Water Monitoring
Relevan untuk sistem monitoring air yang membutuhkan pemantauan kadar klorin sisa.
3. Water Distribution Monitoring
Sensor dapat menjadi bagian dari sistem pemantauan kualitas air pada titik distribusi.
4. Swimming Pool Monitoring
Dapat digunakan sebagai parameter monitoring klorin pada sistem pengelolaan air kolam yang sesuai.
5. Industrial Water Monitoring
Cocok sebagai salah satu parameter dalam sistem monitoring air proses industri.
6. Online Water Quality Monitoring
Output RS485 atau analog dapat digunakan untuk menghubungkan sensor ke sistem akuisisi data.
7. Remote Monitoring
Dengan gateway yang sesuai, data dapat diteruskan ke server atau cloud.
Contoh arsitektur:
Residual Chlorine Sensor → RS485 / 4-20mA → IoT Gateway → Cloud → Dashboard
8. Alarm dan Monitoring Batas
Nilai residual chlorine dapat digunakan oleh controller atau platform monitoring untuk dibandingkan dengan threshold yang telah ditentukan.
5. Standar Paket

Materi sumber tidak mencantumkan packing list resmi. Berdasarkan perangkat yang terlihat pada gambar, konfigurasi produk terdiri dari:
- 1 × RS-CL Residual Chlorine Transmitter
- 1 × Residual Chlorine Electrode
- Kabel electrode standar 5 meter
Opsional
- Kabel 10 meter
- Kabel 15 meter
- Kabel 20 meter
- Konfigurasi output sesuai pesanan
Catatan: power supply, gateway, data logger, mounting accessory, dan perangkat tambahan lainnya perlu dikonfirmasi saat pemesanan.














There are no reviews yet.