Dark Light

Single Phase Current Transducer 0-300A

Availability:

100 in stock


Single Phase Current Transducer adalah perangkat monitoring arus listrik satu fasa dengan pilihan range 1A, 5A hingga 0–300A. Perangkat menyediakan output analog 0–20mA, 4–20mA, 0–5V, dan 0–10V serta menggunakan catu daya 12VDC atau 24VDC untuk integrasi dengan PLC, controller, HMI, SCADA, dan sistem monitoring industri.

Rp1.050.000

100 in stock

Single Phase Current Transducer 0-300A 4-20mA | Microthings

Single Phase Current Transducer adalah perangkat konversi sinyal yang digunakan untuk membaca arus listrik satu fasa dan mengubahnya menjadi sinyal analog standar agar dapat diterima oleh PLC, controller, data logger, panel meter, atau sistem monitoring.

Perangkat tersedia dengan pilihan rentang pengukuran mulai dari 1A, 5A hingga 0–300A, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pemantauan beban listrik. Sinyal keluaran dapat dipilih berupa 0–20mA, 4–20mA, 0–5V, atau 0–10V sesuai kebutuhan sistem kontrol.

Dengan menggunakan catu daya 12VDC atau 24VDC, current transducer ini cocok diterapkan pada panel listrik, monitoring motor, pompa, HVAC, mesin industri, sistem energi, maupun aplikasi otomatisasi yang membutuhkan data arus sebagai parameter monitoring.


🔎 Apa itu Single Phase Current Transducer?

Single Phase Current Transducer adalah perangkat yang berfungsi mengubah besaran arus listrik AC satu fasa menjadi sinyal analog yang lebih mudah dibaca oleh sistem kontrol dan monitoring.

Sebagai contoh, ketika arus pada suatu beban berubah, transducer akan menghasilkan sinyal output yang proporsional sesuai konfigurasi perangkat. Output tersebut kemudian dapat dikirimkan menuju:

  • PLC
  • DCS
  • Analog input module
  • Panel meter
  • Data logger
  • HMI
  • SCADA
  • IoT gateway
  • Sistem monitoring energi

Pilihan output 4–20mA sangat umum digunakan pada sistem instrumentasi industri karena mudah diteruskan melalui analog input perangkat kontrol. Sementara output 0–5V dan 0–10V cocok digunakan pada sistem yang menggunakan input analog berbasis tegangan.

Alur penggunaan sederhananya:

Beban Listrik → Current Transducer → 4–20mA / 0–10V → PLC / Controller → Monitoring


⭐ Fitur Utama Produk dan Solusi

  1. Monitoring Arus Single Phase
    Dirancang untuk membaca arus pada sistem listrik satu fasa.
  2. Rentang Pengukuran Fleksibel
    Mendukung pilihan 1A, 5A, serta rentang hingga 0–300A sesuai konfigurasi produk.
  3. Output 0–20mA
    Cocok untuk perangkat analog input yang menggunakan standar arus 0–20mA.
  4. Output 4–20mA
    Memudahkan integrasi dengan PLC, DCS, data acquisition, dan sistem instrumentasi industri.
  5. Output 0–5V
    Dapat digunakan pada controller atau monitoring device dengan analog voltage input.
  6. Output 0–10V
    Mendukung berbagai sistem automation, HVAC, dan industrial control.
  7. Catu Daya 12VDC
    Cocok digunakan pada panel kontrol yang menggunakan sumber daya DC 12V.
  8. Catu Daya 24VDC
    Mendukung standar tegangan yang banyak digunakan pada sistem otomasi industri.
  9. Mendukung Monitoring Beban Listrik
    Data arus dapat digunakan untuk mengetahui perubahan konsumsi dan status pengoperasian perangkat.
  10. Mudah Diintegrasikan dengan PLC
    Output analog memungkinkan data arus dibaca langsung melalui analog input PLC yang kompatibel.
  11. Mendukung Sistem Monitoring Energi
    Data arus dapat menjadi salah satu parameter untuk analisis kondisi beban listrik.
  12. Dapat Dikembangkan ke Sistem IoT
    Sinyal analog dapat diteruskan melalui PLC atau IoT gateway menuju dashboard monitoring jarak jauh.

⚙️ Technical Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Product Name Single Phase Current Transducer
Electrical System Single Phase
Measurement Current
Current Range 1A, 5A, hingga 0–300A optional
Current Output 0–20mA
Current Output 4–20mA
Voltage Output 0–5V
Voltage Output 0–10V
Working Power 12VDC atau 24VDC
Application Current Monitoring
Typical Integration PLC, controller, data logger, HMI, SCADA
IoT Integration Melalui PLC/controller/IoT gateway tambahan

📌 Informasi Teknis yang Belum Tersedia

Spesifikasi yang diberikan belum mencantumkan parameter berikut:

  • Nomor model
  • Accuracy
  • Linearity
  • Response time
  • Isolation voltage
  • Frequency range
  • Input overload capacity
  • Output load
  • Operating temperature
  • Storage temperature
  • Humidity
  • Installation method
  • Dimensi produk
  • Berat
  • Tingkat perlindungan IP
  • Sertifikasi

Parameter tersebut perlu dikonfirmasi melalui datasheet resmi sebelum digunakan untuk perancangan engineering final.


🔄 Prinsip Kerja

Current transducer dipasang untuk membaca arus pada jalur listrik satu fasa.

Alur kerjanya:

Arus Beban → Current Transducer → Konversi Sinyal → Analog Output

Output kemudian dapat berupa:

  • 0–20mA
  • 4–20mA
  • 0–5V
  • 0–10V

Selanjutnya sinyal diterima oleh:

PLC / Controller → HMI / SCADA / IoT Gateway → Dashboard Monitoring

Dengan sistem tersebut, perubahan nilai arus dapat dipantau secara terpusat.


🛡️ Manfaat Penggunaan Single Phase Current Transducer

  • Membantu memonitor arus listrik secara terpusat.
  • Mengubah arus menjadi sinyal analog standar industri.
  • Mempermudah integrasi dengan PLC dan controller.
  • Mendukung monitoring motor, pompa, dan mesin.
  • Memudahkan pengembangan sistem monitoring energi.
  • Mendukung analisis perubahan kondisi beban.
  • Memberikan fleksibilitas pilihan output arus maupun tegangan.
  • Mendukung penggunaan pada panel dengan 12VDC atau 24VDC.
  • Memudahkan pengiriman data ke HMI atau SCADA.
  • Dapat dikembangkan menjadi sistem Industrial IoT melalui gateway tambahan.

🏭 Aplikasi Single Phase Current Transducer

  1. Monitoring Motor Single Phase
    Memantau perubahan arus motor selama beroperasi.
  2. Monitoring Pompa
    Digunakan untuk mengetahui nilai arus pada pompa listrik.
  3. HVAC System
    Cocok untuk fan, blower, exhaust, compressor, dan peralatan HVAC satu fasa.
  4. Panel Listrik
    Digunakan untuk monitoring feeder atau beban tertentu pada panel.
  5. Industrial Machinery
    Membantu memantau konsumsi arus mesin produksi.
  6. Building Automation System
    Mendukung pemantauan electrical load pada fasilitas bangunan.
  7. Energy Monitoring
    Data arus dapat digunakan sebagai bagian dari sistem pemantauan energi.
  8. PLC Automation
    Output analog dapat diteruskan menuju analog input PLC.
  9. SCADA Monitoring
    Data yang dibaca PLC dapat ditampilkan pada sistem SCADA.
  10. Data Acquisition System
    Cocok untuk sistem pencatatan dan analisis parameter kelistrikan.
  11. Generator dan Utility Equipment
    Dapat digunakan untuk monitoring beban pada sistem yang kompatibel.
  12. Industrial IoT
    Data arus dapat diteruskan melalui controller atau gateway menuju cloud.

📦 Standar Paket

Informasi sumber belum mencantumkan isi paket resmi secara rinci.

Informasi paket yang aman untuk digunakan sementara:

  • 1 × Single Phase Current Transducer
  • 1 × Kemasan standar produk

Komponen berikut belum dikonfirmasi:

  • User manual
  • Kabel
  • Terminal tambahan
  • Power supply
  • DIN Rail
  • Mounting accessories
  • Current transformer eksternal

Packing list final sebaiknya dikonfirmasi kepada pemasok atau manufacturer.

Weight 1 kg
Dimensions 10 × 10 × 10 cm

Spesifikasi
Rentang saat ini: 1A, 5A, 0 ~ 300A Opsional;
Keluaran: 0~20mA,4~20mA,0~5V,0~10V;
Daya Kerja: 12V atau 24V DC

Based on 0 reviews

0.0 overall
0
0
0
0
0

Be the first to review “Single Phase Current Transducer 0-300A”

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

There are no reviews yet.

SHOPPING CART

close

Select at least 2 products
to compare