PSS-4230C2 8-in-1 Multi-Parameter Soil Sensor RS485 | Microthings
Pemantauan kondisi tanah menjadi bagian penting dalam pertanian modern. Temperatur, kelembapan, pH, salinitas, konduktivitas, dan unsur hara dapat memengaruhi kondisi media tanam serta keputusan operasional di lapangan.

PSS-4230C2 8-in-1 Multi-Parameter Soil Sensor dirancang untuk mengukur beberapa parameter tanah menggunakan satu perangkat.
Sensor mendukung pengukuran:
Soil Temperature • Soil Humidity • Soil pH • Soil NPK • Soil Conductivity • Soil Salinity • Soil Nitrogen • Soil Phosphorus
Perangkat menggunakan komunikasi RS485 Modbus, catu daya 5–12 VDC, serta memiliki tingkat perlindungan IP68.
Dengan komunikasi digital tersebut, PSS-4230C2 dapat menjadi bagian dari sistem monitoring berbasis IoT.
Arsitekturnya dapat dikembangkan menjadi:
Soil Sensor → RS485 Modbus → IoT Gateway → Network → Microthings IoT Cloud → Dashboard
Dengan demikian, kondisi tanah dapat dipantau secara lebih terpusat untuk mendukung smart agriculture, greenhouse, irrigation monitoring, dan berbagai aplikasi pertanian lainnya.
1. Deskripsi Produk
PSS-4230C2 8-in-1 Multi-Parameter Soil Sensor adalah sensor tanah multi-parameter yang dirancang untuk membaca delapan parameter yang tercantum pada materi produk.
Parameter tersebut meliputi:
- Soil Temperature
- Soil Humidity
- Soil pH
- Soil NPK
- Soil Conductivity
- Soil Salinity
- Soil Nitrogen
- Soil Phosphorus
Dengan satu perangkat, pengguna dapat mengurangi kebutuhan memasang banyak sensor terpisah pada satu titik pengukuran.
PSS-4230C2 menggunakan output RS485 Modbus. Interface tersebut memungkinkan sensor dihubungkan ke data logger, RTU, PLC, industrial gateway, atau perangkat IoT yang kompatibel.
Selain itu, sensor menggunakan tegangan kerja 5–12 VDC.
Protection rating IP68 membantu perangkat digunakan pada lingkungan yang membutuhkan perlindungan tinggi terhadap debu dan air sesuai klasifikasi IP.
Dalam implementasi Microthings, data dapat dikirim menuju platform monitoring melalui gateway yang sesuai.
Contohnya:
PSS-4230C2 → RS485 Modbus → IoT Gateway → WiFi / LoRaWAN / Cellular Network → Microthings IoT Cloud
Metode komunikasi dari gateway menuju cloud mengikuti perangkat gateway dan konfigurasi proyek.
2. Fitur Utama Produk dan Solusi

1. 8-in-1 Multi-Parameter Soil Monitoring
PSS-4230C2 menggabungkan beberapa parameter tanah dalam satu sensor.
Hal ini membantu menyederhanakan sistem monitoring karena pengguna tidak perlu memasang sensor terpisah untuk setiap parameter.
2. Soil Temperature Monitoring
Sensor mengukur temperatur tanah.
Informasi temperatur dapat digunakan untuk membantu melihat kondisi lingkungan di sekitar akar tanaman.
Data temperatur juga dapat dikombinasikan dengan kelembapan dan parameter lainnya.
3. Soil Humidity Monitoring
PSS-4230C2 mendukung pengukuran soil humidity atau kelembapan tanah.
Parameter ini penting untuk membantu mengetahui kondisi kadar air pada media tanam.
Data kelembapan dapat digunakan sebagai input monitoring pada sistem irigasi.
4. Soil pH Monitoring
Sensor dapat membaca pH tanah.
Informasi pH membantu pengguna mengetahui tingkat keasaman atau alkalinitas tanah.
Parameter tersebut dapat dipantau bersama unsur hara dan kondisi lingkungan lainnya.
5. Soil NPK Monitoring
Materi produk mencantumkan Soil NPK sebagai salah satu parameter.
NPK biasanya digunakan sebagai istilah kelompok nutrisi yang berkaitan dengan nitrogen, phosphorus, dan potassium.
Namun, karena materi juga secara terpisah menampilkan Soil Nitrogen dan Soil Phosphorus, pemetaan register dan nilai yang ditampilkan untuk parameter NPK perlu dikonfirmasi melalui datasheet atau register map resmi PSS-4230C2.
6. Soil Conductivity Monitoring
PSS-4230C2 dapat membaca soil conductivity.
Konduktivitas dapat digunakan sebagai salah satu parameter untuk melihat karakteristik kelistrikan media tanah.
Data dapat dianalisis bersama salinitas dan parameter tanah lainnya.
7. Soil Salinity Monitoring
Sensor mendukung pengukuran soil salinity.
Parameter ini dapat membantu pengguna memantau perubahan tingkat salinitas pada media tanam.
8. Soil Nitrogen Monitoring
Materi produk secara khusus mencantumkan Soil Nitrogen.
Data nitrogen dapat dimasukkan ke sistem monitoring untuk membantu melihat kondisi unsur hara pada titik sensor.
9. Soil Phosphorus Monitoring
Sensor juga mencantumkan Soil Phosphorus sebagai parameter.
Nilai phosphorus dapat dipantau bersama parameter lainnya melalui sistem terpusat.
10. RS485 Modbus Output
PSS-4230C2 menggunakan:
RS485 Modbus
Komunikasi digital ini memudahkan integrasi dengan berbagai perangkat industri dan IoT yang kompatibel.
Contoh:
Sensor → RS485 → Gateway → Cloud
11. 5–12 VDC Operating Voltage
Sensor menggunakan operating voltage:
5–12 VDC
Rentang tersebut memberikan fleksibilitas integrasi dengan sistem power yang sesuai.
12. IP68 Protection
Perangkat memiliki protection rating:
IP68
Rating ini menunjukkan perlindungan tinggi terhadap debu dan air sesuai klasifikasi IP.
Instalasi final tetap harus mengikuti petunjuk pemasangan produsen.
13. Cocok untuk Sistem IoT
Materi produk menampilkan kompatibilitas dengan jaringan seperti WiFi, LoRaWAN, dan NB-IoT melalui ekosistem perangkat yang sesuai.
Karena output utama sensor adalah RS485 Modbus, integrasi wireless biasanya membutuhkan gateway atau terminal komunikasi.
14. Centralized Soil Monitoring
Beberapa sensor dapat ditempatkan pada area berbeda.
Setelah itu, data dapat dikumpulkan menuju satu platform.
Contoh:
Sensor Area A + Sensor Area B + Sensor Area C → Gateway → IoT Cloud
15. Sensor to Cloud Architecture
PSS-4230C2 dapat menjadi sensing layer dalam solusi Microthings.
Alur sistem:
Soil Parameter → PSS-4230C2 → RS485 Modbus → IoT Gateway → Internet → Microthings IoT Cloud → Dashboard
3. Technical Spesifikasi
Technical Specification PSS-4230C2
| Parameter | Technical Specification |
|---|---|
| Product Name | PSS-4230C2 8-in-1 Multi-Parameter Soil Sensor |
| Model | PSS-4230C2 |
| Product Type | Multi-Parameter Soil Sensor |
| Number of Parameters | 8 Parameters |
| Soil Temperature | Supported |
| Soil Humidity | Supported |
| Soil pH | Supported |
| Soil NPK | Supported / listed on product material |
| Soil Conductivity | Supported |
| Soil Salinity | Supported |
| Soil Nitrogen | Supported |
| Soil Phosphorus | Supported |
| Output | RS485 Modbus |
| Operating Voltage | 5–12 VDC |
| Protection Rating | IP68 |
| Installation Type | Soil / direct soil measurement application |
| IoT Integration | Through compatible RS485 gateway or terminal |
| Network Compatibility Shown | WiFi / LoRaWAN / NB-IoT…* |
| Microthings Integration | Sensor-to-Cloud architecture |
*Bagian akhir daftar kompatibilitas terpotong pada materi sumber.
Technical Data yang Belum Tercantum
| Parameter | Status |
|---|---|
| Soil Temperature Range | Belum tercantum |
| Soil Temperature Accuracy | Belum tercantum |
| Soil Humidity Range | Belum tercantum |
| Soil Humidity Accuracy | Belum tercantum |
| pH Measurement Range | Belum tercantum |
| pH Accuracy | Belum tercantum |
| NPK Measurement Range | Belum tercantum |
| Nitrogen Range | Belum tercantum |
| Phosphorus Range | Belum tercantum |
| Potassium Range | Belum terlihat sebagai parameter terpisah |
| Conductivity Range | Belum tercantum |
| Salinity Range | Belum tercantum |
| Resolution | Belum tercantum |
| RS485 Baud Rate | Belum tercantum |
| Modbus Address | Belum tercantum |
| Register Map | Belum tercantum |
| Power Consumption | Belum tercantum |
| Cable Length | Belum tercantum |
| Operating Temperature | Belum tercantum |
| Dimensions | Belum tercantum |
| Weight | Belum tercantum |
Untuk halaman website resmi, sebaiknya jangan menambahkan range, accuracy, resolution, baud rate, atau register Modbus sebelum datasheet PSS-4230C2 tersedia.
4. Manfaat dan Aplikasi

1. Smart Agriculture
PSS-4230C2 dapat menjadi salah satu sensor utama pada sistem Smart Agriculture.
Beberapa parameter tanah dapat dipantau melalui satu titik sensor.
2. Precision Agriculture
Sensor multi-parameter membantu mengumpulkan data yang lebih lengkap untuk setiap area.
Dengan demikian, data tanah dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam pengelolaan lahan.
3. Smart Irrigation
Soil humidity dan parameter tanah lainnya dapat digunakan sebagai input monitoring pada sistem irigasi.
Contoh arsitektur:
Soil Sensor → Gateway → Cloud → Irrigation Monitoring
Jika proyek membutuhkan kontrol valve otomatis, fungsi tersebut memerlukan controller atau actuator tambahan.
4. Greenhouse Monitoring
Greenhouse membutuhkan kondisi media tanam yang konsisten.
PSS-4230C2 dapat digunakan untuk memonitor:
- Temperature
- Humidity
- pH
- Conductivity
- Salinity
- Nutrient parameter
5. Plantation Monitoring
Sensor dapat digunakan untuk membantu pemantauan tanah pada perkebunan.
Beberapa sensor dapat ditempatkan pada blok atau zona berbeda.
6. Horticulture
Pada budidaya hortikultura, data tanah dapat digunakan untuk melihat perubahan kondisi media tanam secara berkala.
7. Soil Fertility Monitoring
Parameter seperti NPK, nitrogen, phosphorus, pH, dan conductivity dapat menjadi bagian dari sistem monitoring kondisi tanah.
Interpretasi kesuburan akhir tetap membutuhkan metode agronomi yang sesuai.
8. Salinity Monitoring
Pada area dengan risiko peningkatan garam tanah, sensor dapat digunakan untuk memantau perubahan salinitas.
9. Soil Condition Monitoring
Dengan beberapa parameter dalam satu sensor, pengguna dapat melihat kondisi tanah secara lebih menyeluruh dibanding hanya memantau temperatur atau kelembapan.
10. Nursery dan Seedling Monitoring
Sensor dapat diterapkan pada nursery atau area pembibitan untuk memantau media tanam.
11. Research dan Experimental Farm
PSS-4230C2 dapat digunakan sebagai bagian dari sistem pengumpulan data pada lahan penelitian.
Data dapat diteruskan menuju data logger atau cloud platform.
12. Remote Agricultural Monitoring
Dengan gateway yang sesuai, data sensor dapat dikirim melalui jaringan wireless.
Contohnya:
PSS-4230C2 → RS485 → LoRaWAN Gateway / Cellular Gateway → Cloud
13. Multi-Zone Farm Monitoring
Beberapa sensor dapat ditempatkan berdasarkan zona.
Misalnya:
Zone A → PSS-4230C2
Zone B → PSS-4230C2
Zone C → PSS-4230C2
Seluruh data kemudian dikumpulkan dalam satu dashboard.
14. Historical Soil Data
Jika terhubung ke platform IoT, pengguna dapat mengembangkan historical monitoring.
Data dapat digunakan untuk melihat perubahan parameter berdasarkan waktu.
15. Microthings IoT Monitoring
Dalam arsitektur Microthings:
Soil Sensor → RS485 Modbus → IoT Gateway → Microthings IoT Cloud → Dashboard
Platform dapat dikembangkan untuk menampilkan:
- Real-time soil data
- Historical trend
- Multi-zone monitoring
- Device status
- Threshold
- Notification
- Reporting
Fitur akhir mengikuti scope proyek.
5. Standar Paket

Materi produk belum mencantumkan packing list resmi. Oleh karena itu, bagian berikut merupakan draft paket, bukan klaim isi box dari supplier.
Paket Dasar
- 1 × PSS-4230C2 8-in-1 Soil Sensor
- Sensor Probe
- RS485 Communication Cable
- Power Cable / Connector
- Installation Accessories – jika tersedia
- Quick Installation Guide / Documentation – jika tersedia
Optional Microthings Solution
- RS485 IoT Gateway
- LoRaWAN Gateway
- WiFi Gateway
- NB-IoT communication terminal
- Solar power system
- Battery system
- Microthings IoT Cloud
- Dashboard monitoring
- Smart irrigation integration
- Valve controller
- Installation
- Testing
- Commissioning
- Technical support
Isi paket final harus mengikuti konfigurasi sensor dan packing list resmi supplier.














There are no reviews yet.