Fuel Leak Detection Module untuk Bensin, Diesel, dan Minyak Mentah
Kebocoran bahan bakar seperti bensin, diesel, kerosin, dan minyak mentah dapat meningkatkan risiko kebakaran, pencemaran lingkungan, kerusakan peralatan, serta gangguan operasional. Area seperti ruang generator, SPBU, bandara, jalur pipa minyak, dan fasilitas industri memerlukan sistem deteksi yang mampu memberikan peringatan sejak kebocoran mulai terjadi.

A-FLC1A Fuel Leak Detection Module merupakan modul alarm yang dirancang khusus untuk bekerja bersama AnYing Fuel Detection Cable A-FLC1000. Ketika kabel sensor mendeteksi cairan bahan bakar, modul akan mengaktifkan alarm cahaya, alarm suara, dan output relay.
Perangkat menggunakan catu daya 12–24 VDC, dapat memonitor kabel sensor hingga 30 meter, serta mendukung pemasangan DIN rail 35 mm. Kombinasi tersebut membuat A-FLC1A sesuai untuk sistem deteksi kebocoran bahan bakar pada fasilitas komersial maupun industri.
Apa itu A-FLC1A Fuel Leak Detection Module?
A-FLC1A adalah modul pengendali dan alarm untuk mendeteksi kebocoran cairan berbasis hidrokarbon menggunakan kabel sensor A-FLC1000.
Sistem bekerja dengan memasang kabel sensor pada area yang berisiko mengalami kebocoran. Ketika bensin, diesel, kerosin, atau minyak mentah menyentuh kabel sensor, A-FLC1A akan:
- Mengaktifkan alarm suara
- Mengaktifkan indikator alarm berkedip
- Mengubah kondisi output relay
- Meneruskan status alarm ke sistem eksternal melalui kontak NO atau NC
Modul ini dapat memonitor kabel sensor dengan panjang hingga 30 meter. Waktu respons berbeda berdasarkan jenis cairan, mulai dari sekitar 30 detik untuk kerosin hingga 16 menit untuk minyak mentah berat.
Deskripsi Produk
A-FLC1A dirancang untuk membentuk sistem deteksi kebocoran bahan bakar bersama komponen berikut:
- Fuel leak detection module
- Leading wire
- Fuel leak sensing cable
- End terminal
Kabel sensor A-FLC1000 bertugas mendeteksi cairan bahan bakar di sepanjang jalur pemasangan. Leading wire menghubungkan kabel sensor dengan modul, sedangkan end terminal dipasang pada ujung rangkaian kabel.
Ketika kebocoran terdeteksi, modul memberikan alarm visual dan suara serta mengaktifkan relay. Output relay dapat digunakan untuk menghubungkan modul ke sirene eksternal, panel alarm, PLC, Building Management System, atau input digital IoT gateway sesuai desain sistem.
A-FLC1A dilengkapi teknologi perlindungan anti-statis dan anti-lonjakan untuk meningkatkan keandalan pengoperasian pada lingkungan industri. Bentuknya yang ringkas dan dukungan DIN rail 35 mm memudahkan pemasangan di dalam panel kontrol.
Fitur Utama Produk dan Solusi

-
Deteksi Kebocoran Bahan Bakar
Dirancang untuk mendeteksi kebocoran bensin tanpa timbal, diesel, kerosin, minyak mentah ringan, dan minyak mentah berat.
-
Kompatibel dengan Kabel Sensor A-FLC1000
Modul bekerja bersama AnYing Fuel Leak Detection Cable A-FLC1000 sebagai elemen penginderaan utama.
-
Mendukung Kabel Sensor hingga 30 Meter
Satu modul A-FLC1A dapat memonitor kabel penginderaan dengan panjang maksimal 30 meter.
-
Alarm Suara Terintegrasi
Modul mengaktifkan alarm suara ketika kabel sensor mendeteksi bahan bakar.
-
Alarm Cahaya Berkedip
Indikator visual membantu operator mengetahui adanya kondisi kebocoran secara langsung.
-
Output Relay NO dan NC
Menyediakan kontak Normally Open dan Normally Closed untuk integrasi dengan perangkat alarm dan kontrol eksternal.
-
Catu Daya 12–24 VDC
Rentang tegangan yang lebar memudahkan integrasi dengan berbagai sistem catu daya pada panel industri.
-
Konsumsi Daya Rendah
Konsumsi daya sekitar 3 watt mendukung penggunaan modul secara terus-menerus.
-
Teknologi Anti-Statis
Perlindungan anti-statis membantu menjaga kestabilan rangkaian dari gangguan muatan listrik statis.
-
Perlindungan Anti-Surge
Membantu melindungi perangkat terhadap gangguan dan lonjakan tegangan pada sistem.
-
Pemasangan DIN Rail 35 mm
Desain modul memudahkan pemasangan di dalam panel listrik atau kabinet kontrol.
-
Respons Berdasarkan Jenis Cairan
Setiap jenis bahan bakar memiliki waktu respons berbeda, sehingga karakteristik alarm dapat disesuaikan dengan cairan yang dipantau.
-
Dapat Digunakan Kembali hingga Tiga Kali
Berdasarkan datasheet, kabel dapat digunakan hingga tiga kali setelah terkena bahan bakar, tetapi harus dibersihkan oleh produsen asli sebelum digunakan kembali.
-
Mendukung Integrasi Sistem Monitoring
Output relay dapat digunakan sebagai sinyal masukan untuk panel alarm, PLC, BMS, atau IoT gateway.
Technical Spesifikasi
Spesifikasi Umum
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama Produk | Fuel Leak Detection Module |
| Model | A-FLC1A |
| Fungsi Utama | Mendeteksi kebocoran bahan bakar melalui kabel sensor |
| Kabel Sensor Kompatibel | AnYing A-FLC1000 Fuel Leak Cable |
| Panjang Kabel Maksimum | 30 meter |
| Jenis Alarm | Alarm suara dan indikator berkedip |
| Tegangan Suplai | 12–24 VDC |
| Konsumsi Daya | 3 W |
| Output Relay | NO dan NC |
| Kapasitas Relay | 30 VDC, 3 A |
| Akurasi | 100% berdasarkan klaim datasheet |
| Metode Pemasangan | DIN rail 35 mm |
| Dimensi | 88 × 72 × 59 mm |
| Perlindungan Elektrik | Anti-static dan anti-surge |
Spesifikasi Lingkungan
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Suhu Penyimpanan | -40°C sampai 60°C |
| Suhu Operasional | -20°C sampai 50°C |
| Kelembapan Operasional | 5%–95% RH |
| Kondisi Kelembapan | Tanpa kondensasi |
| Area Penggunaan | Ruang generator, industri, SPBU, bandara, dan jalur pipa minyak |
Waktu Respons
| Jenis Bahan Bakar | Waktu Respons Tipikal |
|---|---|
| Kerosin | 30 detik |
| Bensin Tanpa Timbal | 2 menit |
| Diesel | 3 menit |
| Minyak Mentah Ringan | 8 menit |
| Minyak Mentah Berat | 16 menit |
Waktu respons aktual dapat dipengaruhi oleh volume cairan, suhu, posisi kabel, kondisi sensor, dan karakteristik lingkungan.
Konfigurasi Terminal Leading Wire
| Interface | Koneksi |
|---|---|
| Interface 4 | Kabel merah leading wire |
| Interface 5 | Kabel hijau leading wire |
| Interface 6 | Kabel kuning leading wire |
| Interface 7 | Kabel hitam leading wire |
| Interface 19 | Positif 12–24 VDC |
| Interface 20 | Negatif 12–24 VDC |
Logika Output Relay NO-COM
| Kondisi Sistem | Status Relay |
|---|---|
| Normal | Normally Open |
| Kebocoran | Normally Closed |
| Daya Mati | Normally Open |
Logika Output Relay NC-COM
| Kondisi Sistem | Status Relay |
|---|---|
| Normal | Normally Closed |
| Kebocoran | Normally Open |
| Daya Mati | Normally Closed |
Seluruh data teknis, waktu respons, dan konfigurasi terminal di atas mengacu pada datasheet A-FLC1A halaman 1–2.
Manfaat Produk

-
Mendeteksi Kebocoran Bahan Bakar Lebih Dini
Memberikan peringatan saat bahan bakar mulai terdeteksi oleh kabel sensor.
-
Mengurangi Risiko Kebakaran
Respons alarm yang cepat membantu operator segera memeriksa dan menangani area kebocoran.
-
Mencegah Penyebaran Bahan Bakar
Deteksi awal membantu membatasi kebocoran sebelum menyebar ke area yang lebih luas.
-
Melindungi Peralatan dan Infrastruktur
Membantu melindungi generator, pompa, panel, tangki, jalur pipa, dan perangkat lainnya.
-
Mengurangi Risiko Pencemaran Lingkungan
Alarm dini memungkinkan tindakan penanganan dilakukan sebelum bahan bakar mencapai tanah atau saluran air.
-
Memberikan Alarm Lokal
Alarm suara dan indikator visual memungkinkan perangkat digunakan sebagai sistem peringatan lokal.
-
Mendukung Sistem Alarm Eksternal
Kontak relay dapat digunakan untuk mengaktifkan sirene, beacon, lampu alarm, atau perangkat kontrol lainnya.
-
Mudah Diintegrasikan
Output NO dan NC dapat dihubungkan dengan PLC, panel alarm, BMS, atau input digital gateway.
-
Pemasangan Praktis di Panel
DIN rail 35 mm membuat instalasi lebih rapi dan mudah dirawat.
-
Efisien untuk Operasi Berkelanjutan
Konsumsi daya 3 watt cocok untuk pemantauan selama 24 jam.
-
Mendukung Monitoring Jarak Jauh
Dengan tambahan IoT gateway, status relay dapat diteruskan ke cloud dashboard dan sistem notifikasi.
-
Cocok untuk Berbagai Bahan Bakar
Satu sistem dapat digunakan untuk memonitor beberapa jenis bahan bakar hidrokarbon yang disebutkan dalam datasheet.
Aplikasi Produk
-
Ruang Generator
Memantau kebocoran dari tangki harian, pipa diesel, filter, pompa, dan unit generator.
-
SPBU dan Fuel Station
Digunakan di sekitar dispenser, tangki, pompa, serta jalur distribusi bahan bakar.
-
Bandara
Mendukung pemantauan fasilitas penyimpanan, distribusi, dan pengisian bahan bakar.
-
Jalur Pipa Minyak
Kabel sensor dapat dipasang pada titik sambungan, valve, flange, dan area berisiko lainnya.
-
Tangki Penyimpanan Bahan Bakar
Digunakan di sekitar tangki bensin, diesel, kerosin, atau minyak mentah.
-
Pabrik dan Area Industri
Memantau mesin, sistem proses, dan fasilitas yang menggunakan bahan bakar cair.
-
Depot Bahan Bakar
Digunakan pada area penyimpanan, transfer, bongkar muat, dan distribusi.
-
Pembangkit Listrik
Membantu melindungi sistem penyimpanan dan suplai bahan bakar generator.
-
Ruang Pompa
Mendeteksi kebocoran pada pompa, sambungan, seal, dan jaringan pipa.
-
Industri Minyak dan Gas
Cocok untuk fasilitas proses, tank farm, terminal, dan jaringan distribusi hidrokarbon.
-
Gudang Bahan Bakar
Membantu memantau drum, tangki portabel, dan area penyimpanan cairan mudah terbakar.
-
Sistem Monitoring IoT
Output relay dapat dihubungkan ke gateway agar alarm diteruskan ke dashboard, email, atau aplikasi monitoring.
Standar Paket

Berdasarkan diagram Fuel Leak Detection System Including pada datasheet, konfigurasi sistem dapat terdiri dari:
- Fuel Leak Detection Module A-FLC1A
- Leading Wire A-FLWW68
- Fuel Leak Cable A-FLC1000
- End Terminal A-FET
Kelengkapan aktual, panjang kabel sensor, power supply, alarm eksternal, IoT gateway, dan aksesori instalasi perlu dikonfirmasi pada saat pemesanan.
Catatan validasi: tabel pada datasheet menuliskan model modul sebagai A-FLD1A, sedangkan judul, deskripsi, dan label produk menggunakan A-FLC1A. Konten ini menggunakan A-FLC1A sebagai nama produk utama sesuai judul dokumen.














There are no reviews yet.