Dark Light

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal


LoRaWAN Asset Monitoring Terminal F-LT300 adalah terminal monitoring aset berbasis LoRaWAN dengan sensor akselerometer tiga sumbu untuk mendeteksi getaran, kemiringan, perpindahan, dan pembongkaran. Perangkat menggunakan baterai dengan masa kerja lebih dari lima tahun, tidak memerlukan kabel, dan sesuai untuk smart warehouse, pabrik, konstruksi, server room, serta pemantauan barang bernilai.

Rp1.980.000

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal

Keamanan aset bernilai tinggi tidak hanya membutuhkan pencatatan lokasi, tetapi juga pemantauan terhadap getaran, kemiringan, perpindahan, dan upaya pembongkaran. Pada area seperti gudang, pabrik, lokasi konstruksi, fasilitas minyak dan gas, serta tempat penyimpanan barang berharga, perubahan kondisi aset perlu diketahui sedini mungkin agar tindakan pengamanan dapat segera dilakukan.

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal merupakan perangkat pemantauan aset nirkabel yang menggunakan sensor akselerometer tiga sumbu untuk mendeteksi pergerakan dan perubahan kondisi suatu objek. Ketika terdeteksi getaran, kemiringan, perpindahan, atau pembongkaran, perangkat dapat mengirimkan alarm melalui jaringan LoRaWAN menuju gateway dan platform monitoring.

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal F-LT300 menggunakan baterai dengan desain konsumsi daya rendah, tidak membutuhkan instalasi kabel, dan dapat dipasang menggunakan perekat 3M. Perangkat ini sesuai untuk implementasi pemantauan aset berskala besar yang membutuhkan komunikasi jarak jauh, penetrasi sinyal antarlantai, serta masa operasi baterai lebih dari lima tahun.


1. Deskripsi Produk

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal F-LT300 adalah terminal pemantauan aset berbasis standar LoRaWAN yang dirancang untuk mendeteksi kondisi fisik dan pergerakan aset secara nirkabel. Perangkat menggunakan akselerometer tiga sumbu berakurasi tinggi untuk mengenali getaran, perubahan sudut kemiringan, perpindahan posisi, dan indikasi pembongkaran.

LoRaWAN Asset Monitoring Terminal F-LT300 dapat dipasang langsung pada permukaan aset menggunakan perekat 3M. Karena menggunakan baterai internal dan tidak memerlukan kabel komunikasi maupun kabel daya, proses pemasangan dapat dilakukan dengan cepat tanpa memodifikasi aset atau infrastruktur bangunan.

Data dan alarm dari F-LT300 dikirim melalui jaringan LoRa atau LoRaWAN menuju gateway. Gateway kemudian meneruskan data melalui jaringan seluler atau internet menuju platform monitoring. Dari platform tersebut, pengguna dapat melihat status perangkat, alarm aset, kondisi baterai, dan hasil laporan pemeriksaan berkala.

Pada topologi di halaman 3 datasheet, beberapa terminal F-LT300 dipasang pada aset seperti wadah penyimpanan, mesin berukuran besar, server, dan barang bernilai. Seluruh perangkat mengirimkan data LoRa ke gateway, kemudian gateway meneruskan informasi menuju platform monitoring melalui jaringan 4G.


2. Fitur Utama Produk dan Solusi

1. Sensor akselerometer tiga sumbu

F-LT300 menggunakan sensor akselerometer tiga sumbu untuk mendeteksi perubahan gerakan pada berbagai arah.

Solusi: memungkinkan satu perangkat memantau getaran, kemiringan, perpindahan, dan perubahan posisi aset secara lebih menyeluruh.

2. Alarm getaran

Perangkat dapat mendeteksi getaran yang terjadi pada aset atau objek tempat terminal dipasang.

Solusi: memberikan peringatan ketika barang, mesin, kabinet, atau peralatan mengalami benturan maupun aktivitas yang tidak diharapkan.

3. Alarm kemiringan

Perubahan sudut atau posisi miring dapat dikenali oleh sensor akselerometer.

Solusi: membantu memantau aset yang harus tetap berada pada posisi tertentu, seperti kabinet, mesin, peti penyimpanan, dan peralatan sensitif.

4. Alarm perpindahan

F-LT300 dapat mendeteksi perubahan kondisi yang mengindikasikan aset telah dipindahkan.

Solusi: membantu mencegah pemindahan barang tanpa izin dan meningkatkan keamanan aset bernilai tinggi.

5. Alarm anti-dismantling

Perangkat mendukung fungsi alarm pembongkaran atau pelepasan dari lokasi pemasangan.

Solusi: memberikan indikasi ketika terminal dicabut, dilepas, atau dimanipulasi oleh pihak yang tidak berwenang.

6. Sensitivitas sensor bertingkat

Tingkat sensitivitas sensor dapat dikonfigurasikan berdasarkan karakteristik aset dan lingkungan.

Solusi: mengurangi alarm palsu serta memungkinkan perangkat digunakan pada aset dengan tingkat getaran normal yang berbeda-beda.

7. Komunikasi LoRaWAN

F-LT300 mendukung protokol LoRa dan LoRaWAN untuk komunikasi nirkabel berdaya rendah.

Solusi: memungkinkan banyak terminal aset terhubung melalui satu jaringan gateway dengan jangkauan luas dan kebutuhan energi rendah.

8. Penetrasi sinyal antarlantai

Pada daya transmisi 13 dBm, datasheet menyebutkan kemampuan penetrasi sekitar dua hingga tiga lantai.

Solusi: sesuai untuk gudang, gedung bertingkat, pusat data, dan fasilitas industri dengan banyak ruangan atau lantai.

9. Masa pakai baterai panjang

Perangkat memiliki desain konsumsi daya rendah dan masa kerja baterai lebih dari lima tahun. Estimasi tersebut didasarkan pada baterai 2,6 Ah dengan pengiriman data dua kali sehari.

Solusi: mengurangi frekuensi penggantian baterai dan biaya pemeliharaan perangkat dalam jumlah besar.

10. Tidak membutuhkan instalasi kabel

F-LT300 menggunakan baterai dan mengirimkan data secara nirkabel.

Solusi: pemasangan dapat dilakukan pada aset bergerak, area yang sulit dijangkau, atau lokasi yang tidak memiliki sumber listrik.

11. Pemasangan dengan perekat 3M

Perangkat dapat ditempelkan pada permukaan aset menggunakan perekat 3M.

Solusi: mempercepat instalasi tanpa pengeboran atau perubahan permanen pada aset.

12. Pemeriksaan mandiri berkala

Terminal dapat melakukan self-check dan melaporkan daya baterai serta status perangkat.

Solusi: operator dapat mengetahui kondisi terminal sebelum baterai habis atau perangkat mengalami gangguan.

13. Perlindungan terhadap air dan debu

Datasheet menyatakan perangkat memiliki perlindungan waterproof dan dustproof, tetapi tidak mencantumkan kelas IP secara spesifik.

Solusi: memberikan perlindungan tambahan untuk penggunaan pada gudang, fasilitas industri, dan lingkungan kerja yang berdebu atau lembap.


3. Technical Spesifikasi

Spesifikasi komunikasi LoRa

Parameter Spesifikasi
Produk Four-Faith F-LT300
Tipe LoRaWAN Asset Monitoring Terminal
Protokol LoRa dan LoRaWAN
Rentang frekuensi 470–510 MHz atau 850–935 MHz, tergantung model
Daya transmisi standar 13 dBm
Daya transmisi maksimum 20 dBm
Sensitivitas penerimaan -142 dBm pada SF12
Penetrasi antarlantai Sekitar 2–3 lantai pada 13 dBm
Metode komunikasi Wireless LoRa menuju gateway
Varian frekuensi rendah F-LT300-L: 470–510 MHz
Varian frekuensi tinggi F-LT300-H: 850–935 MHz

Spesifikasi sensor dan alarm

Parameter Spesifikasi
Sensor utama Akselerometer tiga sumbu
Deteksi getaran Didukung
Deteksi kemiringan Didukung
Deteksi perpindahan Didukung
Alarm anti-dismantling Didukung
Pengaturan sensitivitas Multi-level sensitivity
Pemeriksaan mandiri Didukung
Pelaporan status perangkat Didukung
Pelaporan kondisi baterai Didukung

Konsumsi daya

Parameter Spesifikasi
Sumber daya Baterai
Kapasitas acuan baterai 2,6 Ah
Deep sleep current Kurang dari 22 µA
Arus pengiriman heartbeat 45 mA pada 13 dBm
Arus pengiriman alarm 80 mA pada 13 dBm
Arus penerimaan data 5,6 mA
Proteksi over-discharge ≤3,0 V
Peringatan tegangan rendah ≤3,3 V
Masa kerja baterai Lebih dari 5 tahun dengan pengiriman data dua kali sehari
Estimasi umum pada datasheet Sekitar 5–6 tahun, tergantung konfigurasi dan penggunaan

Spesifikasi fisik dan lingkungan

Parameter Spesifikasi
Dimensi 83 × 58 × 34 mm
Metode pemasangan Perekat 3M
Pengkabelan Tidak diperlukan
Perlindungan Waterproof dan dustproof; kelas IP tidak dicantumkan
Suhu operasi -10°C hingga +55°C
Kelembapan relatif 10%–95%, tanpa kondensasi
Penggunaan Indoor atau area terlindungi sesuai kondisi lingkungan perangkat

Pilihan model

Model Frekuensi
F-LT300-L 470–510 MHz
F-LT300-H 850–935 MHz

Pemilihan model harus disesuaikan dengan regulasi frekuensi LoRaWAN, gateway, dan network server yang digunakan pada lokasi implementasi.


4. Manfaat dan Aplikasi

Manfaat

  1. Meningkatkan keamanan aset

    Alarm getaran, kemiringan, perpindahan, dan pembongkaran membantu mendeteksi aktivitas yang tidak normal pada aset.

  2. Memberikan peringatan secara nirkabel

    Alarm dapat diteruskan melalui jaringan LoRaWAN menuju gateway dan platform monitoring.

  3. Mengurangi risiko kehilangan barang

    Sistem dapat memberikan indikasi lebih awal ketika suatu barang dipindahkan atau dimanipulasi.

  4. Mengurangi biaya instalasi

    Perangkat tidak membutuhkan penarikan kabel daya maupun komunikasi.

  5. Mempercepat pemasangan

    Perekat 3M memungkinkan terminal dipasang langsung pada aset tanpa pengeboran.

  6. Mengurangi biaya perawatan

    Masa kerja baterai lebih dari lima tahun mengurangi kebutuhan kunjungan teknisi.

  7. Mendukung instalasi dalam jumlah besar

    Teknologi LoRaWAN memungkinkan banyak perangkat terhubung melalui satu atau beberapa gateway.

  8. Mendukung gedung bertingkat

    Kemampuan penetrasi dua hingga tiga lantai membantu komunikasi pada gudang atau bangunan bertingkat.

  9. Mempermudah pemantauan kondisi perangkat

    Self-check dan laporan baterai membantu operator mengetahui kesehatan terminal.

  10. Mengurangi alarm palsu

    Sensitivitas sensor dapat disesuaikan dengan karakteristik lingkungan dan aset.

  11. Mendukung monitoring melalui cloud

    Data dari gateway dapat diteruskan menuju platform untuk monitoring, analisis, alarm, dan pembuatan laporan.

  12. Mendukung pengembangan sistem

    Standar LoRaWAN mempermudah integrasi dengan gateway, network server, dan platform IoT yang kompatibel.

Aplikasi

  1. Smart Warehouse

    Memantau pallet, paket, peti, mesin, dan barang bernilai yang tersimpan di dalam gudang.

  2. Asset Security System

    Memberikan alarm ketika aset mengalami getaran, pemindahan, kemiringan, atau pembongkaran.

  3. Smart Factory

    Memantau mesin, peralatan produksi, kabinet kontrol, dan aset operasional.

  4. Smart Construction Site

    Mengawasi perkakas, generator, panel, peralatan konstruksi, dan mesin di lokasi proyek.

  5. Data Center dan Server Room

    Memantau kabinet server, perangkat jaringan, UPS, serta peralatan teknologi yang tidak boleh dipindahkan tanpa izin.

  6. Oil and Gas Facility

    Mengawasi peralatan lapangan, kabinet instrumen, komponen penting, dan aset pada fasilitas minyak dan gas.

  7. Wine and Beverage Storage

    Memantau wadah penyimpanan, wine jar, drum, atau barang produksi bernilai.

  8. Museum dan Galeri

    Mengawasi artefak, koleksi, display, dan barang bernilai dari aktivitas pemindahan atau sentuhan tidak sah.

  9. Retail dan Distribution Center

    Memantau produk bernilai tinggi di gudang distribusi maupun area penyimpanan.

  10. Laboratorium

    Mengawasi instrumen penelitian, perangkat pengukuran, dan peralatan sensitif.

  11. Telecommunication Site

    Memantau kabinet, baterai, perangkat jaringan, serta perlengkapan site yang rentan dicuri atau dipindahkan.

  12. Equipment Rental

    Memantau peralatan sewa yang disimpan atau dipindahkan dari lokasi yang telah ditentukan.


5. Standart Paket

Datasheet resmi tidak mencantumkan packing list secara rinci. Susunan berikut dapat digunakan sebagai referensi awal dan perlu dikonfirmasi kembali kepada distributor:

  • 1 unit Four-Faith F-LT300 LoRaWAN Asset Monitoring Terminal
  • Baterai internal sesuai konfigurasi produk
  • Perekat 3M untuk pemasangan
  • Dokumentasi atau quick start guide
  • Informasi identitas atau QR code perangkat
  • Aksesori pemasangan sesuai varian produk

Perangkat berikut umumnya merupakan bagian sistem terpisah dan tidak otomatis termasuk dalam paket terminal:

  • LoRaWAN gateway
  • Antena eksternal gateway
  • Kartu SIM atau koneksi internet gateway
  • LoRaWAN network server
  • Platform monitoring atau dashboard
  • Biaya konfigurasi, integrasi, dan instalasi
SKU: F-LT300 Category: Tag: Brand:
Weight 1 kg
Dimensions 10 × 10 × 10 cm

Spesifikasi komunikasi LoRa

Parameter Spesifikasi
Produk Four-Faith F-LT300
Tipe LoRaWAN Asset Monitoring Terminal
Protokol LoRa dan LoRaWAN
Rentang frekuensi 470–510 MHz atau 850–935 MHz, tergantung model
Daya transmisi standar 13 dBm
Daya transmisi maksimum 20 dBm
Sensitivitas penerimaan -142 dBm pada SF12
Penetrasi antarlantai Sekitar 2–3 lantai pada 13 dBm
Metode komunikasi Wireless LoRa menuju gateway
Varian frekuensi rendah F-LT300-L: 470–510 MHz
Varian frekuensi tinggi F-LT300-H: 850–935 MHz

Spesifikasi sensor dan alarm

Parameter Spesifikasi
Sensor utama Akselerometer tiga sumbu
Deteksi getaran Didukung
Deteksi kemiringan Didukung
Deteksi perpindahan Didukung
Alarm anti-dismantling Didukung
Pengaturan sensitivitas Multi-level sensitivity
Pemeriksaan mandiri Didukung
Pelaporan status perangkat Didukung
Pelaporan kondisi baterai Didukung

Konsumsi daya

Parameter Spesifikasi
Sumber daya Baterai
Kapasitas acuan baterai 2,6 Ah
Deep sleep current Kurang dari 22 µA
Arus pengiriman heartbeat 45 mA pada 13 dBm
Arus pengiriman alarm 80 mA pada 13 dBm
Arus penerimaan data 5,6 mA
Proteksi over-discharge ≤3,0 V
Peringatan tegangan rendah ≤3,3 V
Masa kerja baterai Lebih dari 5 tahun dengan pengiriman data dua kali sehari
Estimasi umum pada datasheet Sekitar 5–6 tahun, tergantung konfigurasi dan penggunaan

Spesifikasi fisik dan lingkungan

Parameter Spesifikasi
Dimensi 83 × 58 × 34 mm
Metode pemasangan Perekat 3M
Pengkabelan Tidak diperlukan
Perlindungan Waterproof dan dustproof; kelas IP tidak dicantumkan
Suhu operasi -10°C hingga +55°C
Kelembapan relatif 10%–95%, tanpa kondensasi
Penggunaan Indoor atau area terlindungi sesuai kondisi lingkungan perangkat

Pilihan model

Model Frekuensi
F-LT300-L 470–510 MHz
F-LT300-H 850–935 MHz

Pemilihan model harus disesuaikan dengan regulasi frekuensi LoRaWAN, gateway, dan network server yang digunakan pada lokasi implementasi.

Based on 0 reviews

0.0 overall
0
0
0
0
0

Be the first to review “LoRaWAN Asset Monitoring Terminal”

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

There are no reviews yet.

SHOPPING CART

close

Select at least 2 products
to compare