Monitoring Smart Agriculture Berbasis Internet of Things

Monitoring Smart Agriculture Berbasis Internet of Things

Latar Belakang

Pertanian cerdas adalah tahap lanjutan dari produksi pertanian. Pertanian membutuhkan mengintegrasikan teknologi Internet, Internet seluler, komputasi awan, dan Internet of Things yang sedang berkembang. Kemudian Internet of Things bergantung pada berbagai node sensor seperti suhu dan kelembaban lingkungan, kelembaban tanah, karbon dioksida, gambar, dan lainya. Kemudian, jaringan komunikasi nirkabel untuk mewujudkan persepsi cerdas, peringatan dini cerdas, pengambilan keputusan cerdas dan analisis cerdas dari lingkungan produksi pertanian. Panduan online dari para ahli dalam solusi pertanian cerdas memberikan penanaman yang tepat, manajemen visual, dan pengambilan keputusan yang cerdas untuk produksi pertanian.

Solusi

Agricultural weather station digunakan untuk pengukuran parameter suhu atmosfer, kelembaban relatif, tekanan atmosfer, kecepatan & arah angin, radiasi matahari, cahaya, curah hujan, suhu tanah dan kelembaban. Stasiun terdiri dari berbagai jenis sensor, layar LCD, pengumpul data meteorologi, sasis, dukungan dan bagian lainnya. Agricultural weather stationdapat digunakan secara luas dalam meteorologi, hidrologi, pertanian, kehutanan, penelitian ilmiah dan bidang lainnya.

Agricultural weather station
Agricultural weather station

 

Kinerja Sistem

  • Sistem pemantauan kelembaban tanah dapat mewujudkan pemantauan terus menerus dalam cuaca apapun. Peralatan pemantauan jarak jauh lapangan secara otomatis mengumpulkan data real-time kelembaban tanah dan menggunakan jaringan nirkabel GPRS untuk mewujudkan transmisi data jarak jauh.
  • Pemantauan Smart hama yang memiliki cahaya modern, listrik, teknologi kontrol numerik, teknologi transmisi nirkabel dan teknologi Internet untuk membangun satu set pemantauan ekologi hama dan sistem peringatan dini. 
  • Mendeteksi lingkungan meteorologi dalam pemantauan ini petani bisa memantau Elemen pemantauan: suhu udara, kelembaban udara, intensitas ultraviolet, radiasi matahari total, kecepatan angin, arah angin, kecepatan angin, curah hujan, dan pemantauan hama. 

Sensor dan Peralatan Pendukung

Sistem sensor yang digunakan adalah Agricultural weather station dan Platform aplikasi Microthings

YouTube

Kesimpulan

Jadi, dengan smart agriculture maka kita bisa mengendalikan keadaan iklim pada satu daerah atau suatu lokasi yang berefek terhadap produktivitas tanaman. Segala faktor produksi pertanian, sinar matahari, kelembapan, nutrisi, hingga irigasi.

%d bloggers like this: