Transduser Tekanan Submersible untuk Budidaya Perikanan

Transduser Tekanan Submersible untuk Budidaya Perikanan

Latar Belakang

Transduser tekanan submersible Holykell dapat digunakan dalam akuakultur dan perikanan. Mengingat akuakultur tradisional menghabiskan banyak tenaga dan bahan yang menantang pembangunan lingkungan yang berkelanjutan, teknologi dan perangkat baru akan membantu mewujudkan efisiensi yang lebih tinggi dan juga mengurangi sebagian kerusakan lingkungan.

Solusi

Kami menerima pesanan yang disesuaikan dengan kebutuhan anda, yang dapat di sesuaikan untuk memenuhi standart dengan kebutuhan perusahaan anda.

HPT604 Submersible Water Level Sensor

Kinerja Sistem

Dengan mengadopsi transduser tekanan submersible , teknologi Internet of Things (IoT) dan sensor lainnya, kami memiliki cara untuk terus memantau dan mengendalikan ketinggian air dan data lainnya. Oksigen terlarut, kekeruhan, ketinggian air, PH mempengaruhi pertumbuhan organisme akuatik. Dalam akuakultur modern, stasiun pemantau kualitas air yang dilengkapi dengan sensor level cairan, sensor oksigen terlarut, sensor pH, dan sensor kekeruhan akan mendeteksi lingkungan organisme akuatik secara online waktu nyata. Diantaranya, transduser tekanan submersible dan sensor kekeruhan masing-masing mendeteksi ketinggian air dan kekeruhan sehingga air akan ditambahkan, dikeringkan atau diubah pada waktunya untuk menjaga lingkungan perairan yang baik.

Sensor dan Peralatan Pendukung

Untuk sensor yang digunakan Sistem Monitoring Sensor HPT604 Submersible Water Level Sensor dan Platform aplikasi Microthings

Kesimpulan

Selain itu, transduser tekanan submersible dapat dihubungkan dengan modul nirkabel untuk mewujudkan komunikasi dan pemantauan nirkabel. Data yang diukur dikirim ke pusat kendali jarak jauh melalui jaringan nirkabel NB-IoT/Lora/2G/3G/4G/GPRS. Pengguna dapat memeriksa data terkait melalui ponsel atau komputer, sehingga membuat kontrol dan penyesuaian yang lebih tepat dalam tepat waktu. Jika Anda tertarik dengan solusi ini, hubungi tim sales dan marketing kami.

%d bloggers like this: