Dark Light

Industrial IoT dalam Pengelolaan Data Sensor Industri Leave a comment

Industrial IoT membantu pabrik mengelola data sensor dengan lebih mudah. Melalui sistem ini, data dari banyak alat dapat masuk ke satu pusat pantau. Tim pun bisa melihat hasil ukur tanpa harus datang ke tiap lokasi. Selain itu, data dapat menjadi dasar untuk membuat rencana kerja.

Saat ini, banyak pabrik memakai sensor untuk membaca suhu, kadar air, dan daya listrik. Namun, hasil ukur dari tiap alat sering berada di tempat yang berbeda. Kondisi ini membuat proses cek data menjadi lebih lama. Karena itu, Industrial IoT dapat membantu menyatukan data melalui jaringan yang sesuai.

Mengenal Industrial IoT dalam Pengelolaan Data

Industrial IoT adalah teknologi yang membuat sensor, mesin, dan alat ukur saling terhubung. Melalui jaringan data, hasil ukur dapat dikirim menuju satu pusat pantau. Dengan begitu, tim tidak perlu membaca setiap alat secara manual.

Sebagai contoh, sebuah pabrik memiliki sensor suhu pada beberapa ruang. Setiap sensor membaca suhu sesuai jadwal yang telah diatur. Setelah itu, data masuk ke sistem agar dapat dilihat oleh tim. Cara ini membantu petugas melihat kondisi ruang dari waktu ke waktu.

Selain untuk melihat hasil ukur, data juga dapat menjadi bahan laporan. Tim dapat memakai data lama untuk melihat perubahan kondisi alat. Karena itu, hasil ukur tidak hanya berguna saat sensor sedang bekerja.

Mengapa Data Sensor Perlu Dikelola?

Setiap sensor menghasilkan data sesuai fungsi alat tersebut. Namun, data dari banyak titik bisa sulit dibaca jika tidak berada dalam satu sistem. Tim juga perlu tahu dari mana data berasal dan kapan nilai tersebut tercatat.

Karena itu, data perlu diberi nama dan disusun dengan baik. Sebagai contoh, hasil ukur dari ruang A harus terpisah dari ruang B. Selain itu, waktu baca perlu terlihat agar tim tidak salah menilai hasilnya.

Data yang tersusun rapi akan lebih mudah dipakai. Tim dapat melihat nilai terbaru, mencari data lama, dan membuat laporan. Dengan cara ini, proses kerja menjadi lebih jelas.

Cara Kerja Industrial IoT dalam Mengelola Data Sensor

Industrial IoT memakai beberapa alat untuk membawa data dari lapangan ke pusat pantau. Proses ini dimulai dari sensor, lalu masuk ke jaringan data. Setelah itu, hasil ukur dapat tampil melalui cloud yang sesuai.

Sensor Membaca Kondisi Lapangan

Sensor bertugas membaca nilai pada mesin atau ruang kerja. Nilai tersebut dapat berupa suhu, kadar air, gas, atau daya listrik. Misalnya, sensor suhu membaca kondisi ruang simpan setiap beberapa menit.

Setelah hasil ukur didapat, data masuk ke alat pengirim yang sesuai. Dengan cara ini, petugas tidak perlu mencatat angka satu per satu. Selain itu, jadwal baca dapat diatur sesuai fitur sensor dan sistem yang dipakai.

LoRa Node Mengirim Hasil Ukur

LoRa Node dapat mengirim data sensor melalui sinyal radio. Teknologi ini membantu proses kirim data tanpa kabel yang panjang. Karena itu, LoRa cocok untuk area dengan banyak titik sensor.

Namun, hasil kirim data tetap bergantung pada kondisi lokasi. Bangunan, jarak, dan posisi antena dapat memberi dampak pada sinyal. Oleh sebab itu, tim perlu menguji jaringan sebelum semua alat dipasang.

Gateway Meneruskan Data

Gateway menerima data dari LoRa Node yang telah terhubung. Kemudian, data dapat dikirim melalui jaringan seluler atau Ethernet. Dengan begitu, hasil ukur dari banyak titik dapat masuk ke jalur pusat.

Selain membawa data, gateway juga dapat menjadi penghubung antara jaringan LoRa dan sistem lain. Namun, jenis node serta cara kirim data harus sesuai. Hal ini penting agar data sampai ke tujuan dengan benar.

Cloud Menjadi Pusat Data

Setelah data sampai ke cloud, pengguna dapat melihat hasil ukur melalui layar. Layanan yang sesuai juga dapat menyimpan data lama untuk bahan laporan. Selain itu, data dapat tampil dalam bentuk angka dan grafik.

Dengan cara ini, tim dapat melihat hasil ukur dari berbagai lokasi. Namun, fitur yang tersedia tetap bergantung pada layanan yang digunakan. Karena itu, sistem cloud perlu dipilih sesuai kebutuhan kerja.

Cara Membuat Data Sensor Lebih Mudah Dibaca

Data sensor akan lebih berguna jika tim tahu cara membaca hasilnya. Nilai yang masuk perlu memiliki nama, waktu, dan batas ukur yang jelas. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Menentukan Nama Titik Sensor

Setiap titik sensor sebaiknya memiliki nama yang mudah dikenali. Misalnya, sensor suhu pada gudang diberi nama sesuai ruang tempat alat dipasang. Dengan begitu, petugas dapat tahu asal data tanpa harus mencari lokasi alat.

Selain itu, nama sensor perlu dipakai secara tetap. Hal ini membantu tim saat membaca grafik dan membuat laporan. Data pun menjadi lebih mudah dicari.

Mencatat Waktu Hasil Ukur

Waktu menjadi bagian penting dari data sensor. Sebagai contoh, nilai suhu pagi hari bisa berbeda dari suhu siang. Karena itu, waktu baca perlu dicatat agar hasilnya dapat dibandingkan.

Selain itu, data yang masuk terlambat perlu dibedakan dari data terbaru. Dengan cara ini, tim tidak salah menilai kondisi alat. Catatan waktu dapat dibuat melalui sensor atau sistem yang mendukung fitur tersebut.

Mengatur Batas Nilai

Setiap alat memiliki nilai kerja yang perlu dijaga. Misalnya, suhu ruang simpan harus tetap berada dalam batas yang telah ditentukan. Jika nilai melewati batas tersebut, sistem alarm dapat memberi tanda.

Dengan fitur ini, petugas dapat lebih cepat melihat kondisi yang perlu dicek. Namun, batas alarm harus sesuai dengan kebutuhan nyata. Oleh karena itu, tim perlu menentukan nilainya sebelum sistem dipakai.

Cellular LoRa Gateway S281 untuk Pengelolaan Data Sensor

Salah satu alat yang dapat mendukung Industrial IoT adalah Cellular LoRa Gateway S281 dari Microthings. Alat ini berfungsi menerima data dari LoRa Node dan meneruskannya melalui jaringan yang tersedia.

S281 memakai chip LoRa SX1278 dengan jarak kirim hingga sekitar 2 km pada kondisi yang mendukung. Karena itu, alat ini dapat digunakan pada area dengan titik sensor yang berjauhan. Selain itu, jaringan LoRa membantu mengurangi kebutuhan kabel data.

Gateway ini juga mendukung GSM, GPRS, 3G, 4G, dan Ethernet RJ45. Dengan pilihan tersebut, data dapat dikirim melalui jalur yang sesuai dengan kondisi lokasi. Namun, akses jaringan tetap perlu diuji sebelum sistem mulai dipakai.

Selain itu, S281 mendukung Modbus RTU dan Modbus TCP. Kedua protokol ini dapat membantu proses tukar data dengan PLC dan smart meter yang cocok. Karena itu, S281 dapat menjadi bagian dari sistem yang memakai berbagai alat ukur.

Fitur Cellular LoRa Gateway S281

S281 memiliki fitur yang membantu proses kirim data dan pantau sensor. Beberapa fitur juga dapat membantu tim saat perlu melihat alarm atau mengatur alat dari jarak jauh.

Komunikasi LoRa hingga 2 km

S281 memakai LoRa untuk kirim dan terima data melalui sinyal radio. Jaraknya dapat mencapai sekitar 2 km jika kondisi lokasi baik. Dengan begitu, banyak titik sensor dapat terhubung tanpa kabel data panjang.

Namun, jarak nyata dapat berbeda pada tiap area. Karena itu, tim perlu mengecek posisi antena dan hasil sinyal sebelum alat dipasang.

Dukungan Jaringan Seluler dan Ethernet

S281 menyediakan jalur GSM, GPRS, 3G, 4G, serta Ethernet RJ45. Jalur seluler dapat dipakai pada lokasi yang tidak memiliki akses LAN. Sementara itu, Ethernet dapat digunakan saat jaringan kabel tersedia.

Dengan pilihan tersebut, pengguna dapat menentukan cara kirim data sesuai kondisi lapangan. Namun, jaringan harus aktif agar data dapat sampai ke pusat pantau.

Protokol Modbus RTU dan TCP

S281 mendukung Modbus RTU dan Modbus TCP. Kedua protokol ini dapat dipakai untuk tukar data dengan alat industri yang sesuai. Misalnya, PLC dan smart meter dapat menjadi sumber data dalam sistem.

Selain itu, dukungan Modbus dapat membantu proses gabung data dari alat yang berbeda. Namun, jenis port dan aturan data harus cocok agar alat dapat saling terhubung.

Alarm dan Laporan SMS

S281 dapat mengirim alarm melalui SMS saat nilai tertentu melewati batas. Selain itu, alat ini mendukung laporan harian sesuai jadwal yang diatur. Pesan dapat dikirim ke hingga 10 nomor pengguna.

Dengan fitur ini, tim dapat menerima kabar tanpa selalu membuka layar pantau. Namun, nomor tujuan dan nilai batas harus diatur dengan benar.

Mendukung Banyak Titik Ukur

S281 mendukung hingga 99 titik ukur suhu dan kelembapan sesuai data produk. Fitur ini berguna bagi area yang memiliki banyak sensor. Selain itu, data dari tiap titik dapat dikumpulkan melalui jaringan LoRa yang sesuai.

Dengan cara tersebut, tim dapat membuat sistem pantau untuk ruang atau area yang luas. Namun, jumlah node yang dipakai perlu sesuai dengan jenis sistem yang dibuat.

Cek Daya Baterai Node

S281 dapat melihat level baterai pada node yang mendukung fitur ini. Karena itu, tim dapat tahu saat daya mulai rendah. Hasil cek tersebut dapat menjadi bahan untuk membuat jadwal rawat alat.

Selain itu, cek baterai membantu mengurangi risiko data berhenti masuk akibat daya habis. Namun, kondisi baterai tetap perlu diperiksa secara berkala.

Pengaturan dari Jarak Jauh

S281 mendukung pengaturan dan mulai ulang alat melalui SMS. Fitur ini membantu teknisi saat perlu menangani tugas tertentu dari lokasi lain. Selain itu, alat memiliki fitur watchdog untuk membantu menjaga kerja sistem.

Dengan begitu, beberapa tugas dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke tempat alat. Meski begitu, akses jarak jauh harus dijaga agar tetap aman.

Spesifikasi Cellular LoRa Gateway S281

Berikut data utama S281 yang dapat menjadi acuan sebelum alat dipasang.

Parameter Spesifikasi
Model S281
Teknologi RF LoRa
Chip LoRa SX1278
Jarak LoRa Hingga sekitar 2 km
Jaringan GSM/GPRS/3G/4G
Port LAN Ethernet RJ45
Protokol Modbus RTU dan TCP
Prosesor ARM Cortex-M4
Daya masuk 9–36VDC
Alarm SMS
Nomor tujuan Hingga 10 nomor
Titik suhu dan kelembapan Hingga 99 titik
Cek baterai node Didukung
Pengaturan jarak jauh SMS
Watchdog Hardware dan software

Dari data tersebut, S281 dapat mendukung sistem Industrial IoT yang memakai banyak sensor. Selain itu, pilihan jalur data membantu tim saat memilih jaringan. Namun, jenis LoRa Node dan sensor harus sesuai agar sistem dapat bekerja dengan baik.

Contoh Pengelolaan Data Sensor pada Gudang

Bayangkan sebuah pabrik memiliki tiga gudang dengan suhu ruang yang berbeda. Setiap gudang menyimpan barang yang perlu dijaga pada suhu tertentu. Namun, petugas hanya memiliki satu ruang kerja untuk melihat kondisi semua gudang.

Dengan Industrial IoT, sensor suhu dapat dipasang pada tiap gudang. Setelah itu, hasil ukur dikirim melalui LoRa Node menuju gateway. Data lalu dapat masuk ke cloud melalui jaringan yang sesuai.

Tim dapat memberi nama tiap titik sensor berdasarkan lokasi gudang. Selain itu, batas suhu dapat dibuat sesuai jenis barang yang disimpan. Dengan cara ini, petugas lebih mudah melihat ruang yang perlu mendapat perhatian.

Jika suhu satu gudang melewati batas, sistem yang sesuai dapat memberi alarm. Petugas lalu dapat memeriksa ruang tersebut lebih dulu. Karena itu, data sensor membantu tim menentukan urutan tugas dengan lebih baik.

Manfaat Data Sensor bagi Kegiatan Industri

Data yang masuk ke satu pusat pantau dapat membantu banyak tugas. Selain untuk melihat kondisi alat, data juga dapat menjadi bahan laporan dan rencana kerja.

Melihat Perubahan Kondisi Mesin

Hasil ukur dari hari ke hari dapat menunjukkan perubahan kondisi mesin. Misalnya, suhu yang terus naik dapat menjadi tanda bahwa alat perlu dicek. Karena itu, tim dapat memakai data sebagai dasar pemeriksaan.

Namun, kenaikan suhu belum tentu berarti mesin rusak. Petugas tetap perlu melihat kondisi alat secara langsung untuk mencari penyebabnya.

Membantu Membuat Laporan

Data sensor yang tersimpan dapat menjadi bahan laporan harian. Dengan begitu, tim tidak harus mengumpulkan angka dari tiap alat secara manual. Selain itu, laporan dapat dibuat berdasarkan hasil ukur yang telah tercatat.

Cara ini membantu tim menghemat waktu saat perlu meninjau data lama. Namun, hasil ukur tetap perlu dicek agar laporan tidak memakai data yang salah.

Menentukan Titik yang Perlu Dicek

Data dari banyak sensor dapat membantu tim memilih lokasi yang perlu mendapat perhatian. Sebagai contoh, satu ruang memiliki suhu yang jauh lebih tinggi dari ruang lain. Tim dapat memberi tugas cek pada ruang tersebut lebih dulu.

Dengan cara ini, pekerjaan dapat diatur berdasarkan hasil ukur. Selain itu, riwayat data dapat membantu petugas melihat apakah masalah sering terjadi.

Menilai Hasil Kerja Alat

Data juga dapat membantu tim melihat apakah alat bekerja sesuai batas yang telah diatur. Namun, hasil ukur perlu dibaca bersama kondisi kerja yang nyata. Karena itu, data menjadi bahan pendukung, bukan satu-satunya dasar saat mengambil keputusan.

Hubungan Industrial IoT dengan Cloud Microthings

Data sensor akan lebih mudah dipakai jika masuk ke sistem yang sesuai. Salah satu layanan yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah Microthings. Platform ini menyediakan layanan IoT dan cloud untuk proses pantau serta kontrol alat.

Melalui cloud yang sesuai, hasil ukur dapat tampil dalam bentuk angka dan grafik. Selain itu, data lama dapat dipakai untuk melihat tren dan membuat laporan. Dengan cara ini, tim dapat membaca hasil ukur dari banyak alat melalui satu layar.

Namun, hubungan antara S281 dan cloud perlu disiapkan lebih dulu. Jenis protokol, bentuk data, dan akses jaringan harus saling cocok. Karena itu, tim perlu melakukan uji kirim data sebelum sistem digunakan secara penuh.

Tips Membangun Sistem Data Sensor yang Baik

Sebelum memasang Industrial IoT, tentukan data yang paling penting bagi tim. Misalnya, suhu mesin, kadar air, daya listrik, atau level air. Setelah itu, pilih sensor yang sesuai dengan jenis data tersebut.

Selain jenis sensor, tim juga perlu memberi nama tiap titik ukur. Nama lokasi dan waktu baca harus mudah dilihat agar data tidak tertukar. Dengan cara ini, hasil ukur dapat dibaca dengan lebih jelas.

Jaringan juga perlu diuji sebelum alat dipakai. Pastikan sinyal LoRa dapat sampai ke gateway dengan baik. Jika memakai 4G, cek pula sinyal dari operator di area kerja.

Terakhir, tentukan siapa yang akan menerima alarm dan membuat laporan. Tim juga perlu memiliki jadwal cek sensor serta daya baterai. Dengan langkah tersebut, sistem dapat lebih mudah dirawat.

Kesimpulan

Industrial IoT membantu perusahaan menyatukan data sensor dari berbagai lokasi. Melalui jaringan yang sesuai, hasil ukur dapat masuk ke satu pusat pantau. Selain itu, data lama dapat dipakai untuk melihat tren dan membuat laporan. Cara ini membantu tim bekerja dengan dasar data yang lebih jelas.

Salah satu alat yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah Cellular LoRa Gateway S281. Alat ini mendukung LoRa, jaringan seluler, Ethernet, Modbus, serta alarm SMS. Dengan fitur tersebut, S281 dapat menjadi bagian dari sistem pantau yang memiliki banyak titik sensor.

Ingin mengelola data sensor industri melalui satu sistem? Kunjungi Microthings.id untuk mengenal solusi IoT, layanan cloud, dan gateway yang dapat mendukung kebutuhan kerja perusahaan Anda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SHOPPING CART

close