Industrial IoT membantu tim melihat kondisi alat yang berada jauh dari kantor. Melalui sistem ini, data dari sensor dapat masuk ke satu pusat pantau. Dengan begitu, petugas tidak perlu datang hanya untuk membaca hasil ukur. Selain itu, data yang masuk dapat menjadi bahan untuk mengatur tugas harian.
Banyak alat kerja berada di tempat yang sulit dijangkau. Contohnya, pompa air, tangki, alat cuaca, dan sensor pada lahan yang luas. Namun, jarak yang jauh sering membuat proses cek memakan waktu. Karena itu, Industrial IoT dapat membantu tim melihat data tanpa harus selalu pergi ke lokasi.
Daftar Isi :
Mengapa Lokasi Jauh Sulit Dipantau?
Alat yang berada jauh dari kantor sering sulit dicek setiap hari. Petugas harus datang untuk melihat kondisi mesin dan mencatat hasil ukur. Jika jalan menuju lokasi cukup jauh, satu kali kunjungan bisa memakan banyak waktu. Akibatnya, tugas lain dapat ikut tertunda.
Selain jarak, jaringan juga menjadi kendala. Tidak semua tempat memiliki akses LAN atau internet yang baik. Namun, sensor tetap perlu mengirim hasil ukur agar tim tahu kondisi alat. Karena itu, jalur data harus dipilih sesuai keadaan di lapangan.
Sistem Industrial IoT dapat membantu proses tersebut. Sensor membaca kondisi alat, lalu hasilnya dikirim melalui jaringan yang cocok. Setelah data sampai ke pusat pantau, tim dapat melihatnya dari kantor. Dengan cara ini, kunjungan ke lokasi dapat lebih fokus pada alat yang perlu dicek.
Cara Kerja Industrial IoT di Lokasi Terpencil
Industrial IoT memakai sensor, node, gateway, dan cloud sebagai jalur data. Setiap bagian memiliki tugas agar hasil ukur sampai ke pengguna. Karena itu, semua alat perlu dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi tempat.
Sensor Membaca Kondisi Lapangan
Sensor membaca nilai dari alat atau area kerja. Misalnya, sensor level membaca tinggi air dalam tangki, sedangkan sensor tekanan membaca nilai pada pipa. Setelah itu, hasil ukur masuk ke node yang sesuai untuk dikirim.
Jenis sensor harus sesuai dengan tujuan kerja. Jika tim ingin melihat suhu udara, sensor suhu dapat menjadi pilihan. Namun, untuk membaca tinggi air, tim perlu alat ukur level yang cocok. Dengan pilihan yang tepat, data akan lebih berguna.
LoRa Node Mengirim Data
LoRa Node membawa hasil ukur menuju gateway melalui sinyal radio. Dengan cara ini, sensor tidak selalu perlu kabel data yang panjang. Selain itu, LoRa dapat membantu pada area yang memiliki titik sensor berjauhan.
Namun, sinyal radio tetap memiliki batas. Bukit, gedung, dan posisi antena dapat membuat data sulit diterima. Karena itu, jarak dan sinyal perlu diuji sebelum semua alat dipasang.
Gateway Meneruskan Hasil Ukur
Gateway menerima data dari LoRa Node yang cocok. Setelah itu, data dapat dikirim melalui jaringan seluler atau Ethernet. Dengan begitu, hasil ukur dari beberapa titik dapat masuk ke pusat pantau.
Namun, gateway tetap memerlukan jalur yang tersedia untuk mengirim data ke cloud. Jika tidak ada sinyal seluler maupun LAN, data tidak bisa langsung sampai ke layanan tersebut. Karena itu, tim perlu memeriksa jaringan sebelum memilih tempat gateway.
Cloud Menampilkan Data
Cloud menjadi tempat untuk melihat hasil ukur melalui web atau aplikasi. Setelah data masuk, tim dapat melihat nilai dari tiap sensor. Selain itu, layanan yang sesuai dapat menyimpan data lama sebagai bahan laporan.
Dengan adanya cloud, petugas dapat melihat kondisi alat dari kantor. Namun, data terbaru hanya dapat masuk jika jalur kirim bekerja dengan baik. Karena itu, waktu terakhir data diterima perlu ikut dicek.
Lokasi yang Cocok untuk Industrial IoT
Industrial IoT dapat membantu berbagai area yang jauh dari pusat kerja. Namun, tiap lokasi memiliki jenis data yang berbeda. Karena itu, sensor perlu dipilih berdasarkan alat yang ingin dipantau.
Tangki Air di Area Jauh
Tangki air perlu dijaga agar jumlah air tetap sesuai kebutuhan. Namun, petugas tidak selalu dapat datang untuk membaca tinggi air. Karena itu, sensor level dapat membantu melihat kondisi tangki secara rutin.
Data dari sensor dapat dikirim menuju pusat pantau melalui jaringan yang sesuai. Jika air turun melewati batas, sistem yang mendukung alarm dapat memberi tanda. Setelah itu, petugas dapat mengecek tangki yang terkait.
Pompa Air di Luar Area Pabrik
Pompa air sering berada jauh dari ruang kontrol. Karena itu, tekanan dan status kerja pompa dapat menjadi data penting. Sensor yang cocok dapat membaca nilai tersebut lalu mengirimnya ke pusat pantau.
Dengan hasil ukur yang masuk, tim bisa melihat kondisi pompa dari kantor. Namun, nilai yang berubah tidak selalu berarti alat rusak. Petugas tetap perlu mencari penyebabnya melalui cek langsung.
Area Kebun dan Lahan Luas
Lahan yang luas dapat memiliki banyak titik ukur. Misalnya, tim ingin melihat suhu udara atau kadar air tanah. Sensor dapat membaca nilai tersebut sesuai waktu yang telah diatur.
Setelah data masuk ke pusat pantau, tim dapat melihat kondisi dari beberapa bagian lahan. Namun, jarak node menuju gateway perlu diuji agar data dapat sampai. Selain itu, sumber daya sensor harus cukup untuk kerja harian.
Pos Cuaca di Area Terbuka
Pos cuaca dapat berada jauh dari kantor atau pusat kerja. Sensor pada pos tersebut dapat membaca suhu, angin, atau data cuaca lain sesuai jenis alat. Setelah itu, hasil ukur dapat dikirim menuju pusat pantau.
Namun, alat yang berada di luar ruang perlu mendapat pelindung dari hujan dan panas. Karena itu, kotak alat dan cara pasang harus sesuai dengan kondisi tempat. Dengan langkah tersebut, risiko gangguan pada alat dapat dikurangi.
Hal Penting Sebelum Memasang Sistem
Lokasi terpencil memiliki keadaan yang berbeda dari ruang kerja biasa. Karena itu, tim perlu mengecek sinyal, daya, dan tempat pasang sejak awal. Ketiga hal tersebut dapat memengaruhi hasil kerja sistem.
Cek Sinyal di Setiap Titik
Jaringan LoRa membawa data dari node menuju gateway. Namun, sinyal dapat melemah jika jalurnya terhalang. Karena itu, tim perlu menguji setiap titik sensor sebelum alat dipasang.
Selain LoRa, jaringan seluler juga perlu dicek jika gateway memakai 4G. Jika sinyal operator lemah, data mungkin terlambat masuk ke cloud. Dengan uji awal, lokasi gateway dapat dipilih dengan lebih tepat.
Siapkan Sumber Daya
Sensor dan gateway memerlukan daya agar dapat bekerja. Namun, tidak semua lokasi jauh memiliki sumber listrik yang mudah dipakai. Karena itu, tim perlu melihat kebutuhan daya tiap alat.
Jika memakai baterai atau tenaga surya, sumber daya tersebut harus dibuat sesuai kebutuhan sistem. Selain itu, kondisi baterai perlu dicek secara rutin. Dengan cara ini, risiko alat mati akibat daya habis dapat dikurangi.
Pilih Tempat Pasang yang Aman
Alat yang berada di luar ruang dapat terkena hujan, panas, dan debu. Karena itu, lokasi serta kotak alat perlu dipilih dengan baik. Tim juga harus menjaga kabel daya agar tidak mudah rusak.
Selain itu, posisi antena perlu diperiksa agar sinyal tidak terhalang. Namun, tempat pasang tetap harus aman bagi petugas saat perlu melakukan cek. Cara ini membantu proses rawat alat menjadi lebih mudah.
Cellular LoRa Gateway S281 untuk Monitoring Lokasi Terpencil
Salah satu alat yang dapat mendukung sistem ini adalah Cellular LoRa Gateway S281 dari Microthings. Gateway ini menerima data dari LoRa Node lalu meneruskannya melalui jaringan yang tersedia. Dengan fungsi tersebut, S281 dapat membantu tim melihat hasil ukur dari banyak titik.
S281 memakai chip LoRa SX1278 dengan jarak kirim hingga sekitar 2 km pada kondisi yang baik. Karena itu, perangkat ini dapat menjadi pilihan saat sensor berada cukup jauh dari gateway. Namun, jarak nyata tetap perlu diuji karena kondisi tempat dapat memengaruhi sinyal.
Selain LoRa, S281 mendukung GSM, GPRS, 3G, 4G, serta Ethernet RJ45. Pilihan ini memberi jalur untuk membawa data ke pusat pantau. Jika LAN tidak tersedia, jaringan seluler dapat dipakai selama sinyal operator mendukung.
S281 juga mendukung Modbus RTU dan Modbus TCP. Fitur tersebut dapat membantu sistem bertukar data dengan PLC atau smart meter yang cocok. Namun, jenis port dan aturan data harus sesuai sebelum alat dihubungkan.
Fitur Utama Cellular LoRa Gateway S281
S281 memiliki fitur yang dapat membantu kerja sensor pada area yang jauh. Selain membawa data, alat ini juga mendukung alarm SMS, laporan harian, dan setelan jarak jauh. Karena itu, gateway dapat menjadi bagian dari sistem yang perlu dipantau dari kantor.
LoRa dengan Jarak hingga 2 km
S281 memakai LoRa untuk menerima hasil ukur dari node yang sesuai. Jarak kirim dapat mencapai sekitar 2 km pada kondisi yang mendukung. Dengan begitu, data dari beberapa titik dapat masuk ke satu gateway.
Namun, jarak tersebut bukan hasil yang pasti pada setiap lokasi. Karena itu, tim perlu menguji sinyal dan posisi antena sebelum alat digunakan.
Jaringan Seluler dan Ethernet
S281 mendukung jaringan seluler hingga 4G serta port Ethernet RJ45. Jika LAN tersedia, Ethernet dapat menjadi jalur data. Sementara itu, jaringan seluler dapat dipakai pada area tanpa LAN.
Dengan dua pilihan tersebut, tim bisa memilih jalur sesuai keadaan tempat. Namun, akses jaringan tetap perlu diuji agar hasil ukur dapat sampai ke cloud.
Alarm dan Laporan SMS
S281 dapat mengirim alarm melalui SMS saat nilai tertentu melewati batas. Selain itu, alat ini mendukung laporan harian sesuai jadwal yang telah diatur. Pesan dapat dikirim ke hingga 10 nomor pengguna.
Dengan fitur tersebut, petugas dapat menerima kabar dari lokasi lain. Namun, nomor tujuan dan batas alarm perlu diatur dengan benar. Setelah itu, tim harus menguji apakah pesan dapat diterima.
Cek Baterai Node
S281 mendukung fitur cek level baterai pada node yang sesuai. Data ini membantu petugas melihat kapan daya mulai rendah. Karena itu, jadwal cek baterai dapat dibuat sebelum daya habis.
Namun, fitur tersebut hanya bekerja jika node mendukung data baterai. Tim tetap perlu memeriksa alat sesuai jadwal agar sistem dapat terus bekerja.
Setelan Jarak Jauh
S281 mendukung setelan dan mulai ulang alat melalui SMS. Dengan fitur ini, teknisi dapat menangani tugas tertentu tanpa selalu datang ke lokasi. Selain itu, perangkat memiliki sistem watchdog untuk membantu alat pulih dari gangguan tertentu.
Namun, akses jarak jauh harus tetap dijaga agar aman. Karena itu, tim perlu mengikuti panduan sebelum mengubah setelan gateway.
Spesifikasi Cellular LoRa Gateway S281
Sebelum memilih gateway, tim perlu melihat data utama alat. Hal ini penting agar sensor, node, dan jaringan dapat bekerja sesuai kebutuhan.
| Bagian | Detail Produk |
|---|---|
| Model | S281 |
| Chip LoRa | SX1278 |
| Jarak LoRa | Hingga sekitar 2 km |
| Jaringan seluler | GSM, GPRS, 3G, 4G |
| Port LAN | Ethernet RJ45 |
| Protokol | Modbus RTU dan TCP |
| Prosesor | ARM Cortex-M4 |
| Daya masuk | 9–36VDC |
| Alarm | SMS |
| Laporan harian | Didukung |
| Nomor tujuan SMS | Hingga 10 nomor |
| Titik suhu dan kelembapan | Hingga 99 titik |
| Cek baterai node | Didukung pada node yang sesuai |
| Setelan jarak jauh | SMS |
| Watchdog | Perangkat keras dan lunak |
| Pelindung daya | Kutub daya terbalik |
Data tersebut dapat menjadi acuan awal saat membuat sistem. Namun, jenis sensor dan node harus cocok dengan gateway. Selain itu, akses menuju cloud perlu diuji sebelum alat dipakai.
Contoh Industrial IoT pada Tangki Air Jarak Jauh
Sebuah perusahaan memiliki tiga tangki air di lokasi yang berbeda. Setiap tangki perlu dijaga agar air tetap cukup untuk kegiatan harian. Namun, petugas harus datang ke tiap lokasi untuk membaca tinggi air. Karena itu, perusahaan ingin memakai satu pusat pantau.
Langkah awal adalah memasang sensor level pada setiap tangki. Setelah itu, sensor mengirim hasil ukur ke LoRa Node yang cocok. Node lalu membawa data menuju gateway S281 melalui sinyal radio. Dengan cara ini, beberapa tangki dapat memakai satu jalur menuju pusat pantau.
Gateway kemudian mengirim data melalui jaringan 4G atau Ethernet. Setelah sistem terhubung, tim dapat melihat tinggi air melalui web. Selain itu, setiap tangki diberi nama sesuai lokasi agar data mudah dicari.
Jika tinggi air pada salah satu tangki turun melewati batas, sistem yang sesuai dapat memberi alarm. Setelah pesan masuk, petugas dapat melihat lokasi yang perlu dicek. Dengan begitu, kunjungan ke lapangan dapat dibuat sesuai kondisi alat.
Data lama juga dapat membantu tim melihat pola pemakaian air. Misalnya, tinggi air sering turun pada jam kerja tertentu. Dari catatan tersebut, petugas memiliki bahan saat mencari penyebabnya. Namun, cek langsung tetap perlu dilakukan untuk melihat kondisi tangki dan pipa.
Cara Menjaga Data dari Lokasi Jauh
Data dari lokasi terpencil perlu memiliki nama dan waktu baca yang jelas. Jika tidak, petugas bisa salah melihat hasil ukur. Karena itu, setiap sensor perlu diberi nama sesuai tempat dan fungsinya.
Selain nama, tim perlu melihat kapan data terakhir masuk. Jika sensor berhenti mengirim hasil ukur, petugas dapat mengecek daya dan jaringan. Namun, data yang hilang tidak selalu berarti sensor rusak. Karena itu, jalur dari node hingga cloud perlu diperiksa secara bertahap.
Batas alarm juga perlu dibuat sesuai kondisi alat. Misalnya, tinggi air memiliki batas yang berbeda dari suhu ruang. Setelah batas dibuat, tim harus menguji apakah pesan sampai kepada petugas yang tepat.
Cara Memulai Monitoring Lokasi Terpencil
Sebelum memakai Industrial IoT, tim perlu menentukan data yang paling penting. Misalnya, tinggi air, tekanan pompa, atau suhu udara. Setelah tujuan jelas, sensor dan node dapat dipilih sesuai kebutuhan. Dengan cara ini, alat yang dipasang tidak berlebihan.
Selanjutnya, tim perlu memilih posisi gateway berdasarkan sinyal. Jarak LoRa, hambatan sekitar, dan jaringan seluler harus diuji. Selain itu, sumber daya juga perlu disiapkan sesuai kebutuhan alat.
Setelah semua bagian siap, lakukan uji kirim data menuju pusat pantau. Pastikan nama sensor, waktu baca, dan hasil ukur sudah benar. Kemudian, uji alarm agar pesan dapat diterima oleh tim yang bertugas.
Terakhir, buat jadwal rawat sensor, node, dan gateway. Walau hasil ukur dapat dilihat dari kantor, alat tetap perlu dicek. Dengan cara ini, masalah daya atau jaringan dapat diketahui sebelum berlangsung terlalu lama.
Industrial IoT dengan Microthings Platform
Selain gateway, sistem Industrial IoT memerlukan layanan untuk melihat hasil ukur. Salah satu pilihan adalah Microthings Platform yang menyediakan layanan IoT dan cloud. Melalui layanan yang sesuai, data dari banyak sensor dapat masuk ke satu pusat pantau.
Microthings Platform mendukung akses melalui web dan aplikasi ponsel. Selain itu, layanan ini memiliki fitur grafik, riwayat data, laporan, dan alarm. Dengan cara ini, tim dapat melihat kondisi alat dari lokasi lain.
Data juga dapat ditata berdasarkan nama dan lokasi sensor. Misalnya, hasil ukur Tangki A dapat dipisah dari Tangki B. Karena itu, petugas lebih mudah mencari data yang dibutuhkan saat ada masalah.
Namun, hubungan antara S281 dan Microthings Platform perlu diuji lebih dulu. Jenis data, aturan kirim, dan jalur internet harus saling cocok. Setelah itu, tim dapat memastikan hasil ukur tampil dengan benar.
Kesimpulan
Industrial IoT membantu perusahaan melihat kondisi alat yang berada di lokasi jauh. Melalui sensor, LoRa Node, gateway, dan cloud, hasil ukur dapat masuk ke satu pusat pantau. Selain itu, alarm dan data lama dapat membantu tim membuat jadwal cek serta laporan kerja. Dengan cara ini, tugas lapangan menjadi lebih terarah.
Salah satu perangkat yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah Cellular LoRa Gateway S281. Alat ini mendukung LoRa, jaringan seluler, Ethernet, Modbus, dan alarm SMS. Dengan sensor serta node yang sesuai, S281 dapat membantu membawa data dari lokasi jauh menuju cloud.
Ingin memantau alat pada lokasi terpencil dengan Industrial IoT? Kunjungi Microthings.id untuk mengenal pilihan gateway, layanan cloud, dan solusi IoT sesuai kebutuhan perusahaan Anda.
