Industrial IoT membantu pabrik melihat suhu dan kelembapan ruang dari satu tempat. Sensor membaca kondisi udara, lalu mengirim data ke pusat pantau. Dengan cara ini, petugas dapat melihat hasil ukur tanpa datang ke tiap ruang. Selain itu, data dapat menjadi bahan untuk menjaga kondisi barang dan alat.
Suhu dan udara lembap perlu dijaga pada banyak area kerja. Namun, panas dari mesin dan udara luar dapat mengubah kondisi ruang. Jika perubahan tersebut berlangsung lama, mutu barang tertentu bisa ikut turun. Karena itu, pabrik perlu memakai cara pantau yang sesuai.
Daftar Isi :
Mengapa Suhu dan Kelembapan Perlu Dijaga?
Setiap gudang memiliki jenis barang yang berbeda. Ada bahan yang tidak tahan panas, sedangkan barang lain mudah rusak saat udara terlalu lembap. Karena itu, suhu dan kadar uap air perlu dijaga sesuai jenis barang. Sensor dapat membantu tim melihat kedua nilai tersebut secara rutin.
Pada cara manual, petugas harus datang ke ruang untuk membaca alat ukur. Setelah itu, hasilnya dicatat dalam buku atau lembar kerja. Namun, cara ini cukup sulit jika gudang memiliki banyak ruang. Selain itu, kondisi udara bisa berubah sebelum jadwal cek berikutnya.
Industrial IoT membantu membawa data dari tiap ruang menuju satu pusat pantau. Dengan begitu, petugas dapat melihat hasil ukur melalui layar kerja. Data lama juga dapat membantu tim melihat kapan kondisi ruang mulai berubah.
Mengenal Suhu dan Kelembapan Ruang
Suhu menunjukkan tingkat panas atau dingin pada suatu tempat. Nilainya biasa dibaca dalam derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan relatif menunjukkan kadar uap air di udara dalam bentuk persen. Kedua nilai ini perlu dilihat bersama agar kondisi ruang lebih mudah dinilai.
Sebagai contoh, suhu gudang dapat naik saat pintu sering terbuka. Udara dari luar masuk dan membuat kondisi ruang berubah. Jika hal ini sering terjadi, data sensor dapat membantu tim melihat waktu saat suhu mulai naik.
Selain suhu, udara yang terlalu lembap juga perlu mendapat perhatian. Pada kondisi tertentu, uap air dapat membentuk embun pada sisi yang dingin. Karena itu, tim perlu menjaga kondisi ruang sesuai kebutuhan barang dan alat yang ada.
Peran Industrial IoT dalam Menjaga Kondisi Ruang
Industrial IoT membantu petugas melihat data dari banyak titik. Sensor membaca kondisi udara sesuai waktu yang telah diatur. Kemudian, data dikirim melalui jaringan menuju pusat pantau. Dengan cara ini, petugas tidak perlu mencatat hasil ukur satu per satu.
Selain melihat angka terbaru, tim juga dapat memakai data lama. Misalnya, suhu ruang sering naik pada siang hari. Dari catatan tersebut, petugas dapat mengecek pintu, kipas, atau alat pendingin. Namun, hasil sensor tetap perlu dilihat bersama kondisi nyata.
Sistem juga dapat memberi alarm jika nilai keluar dari batas yang telah diatur. Setelah pesan masuk, petugas dapat mengecek ruang yang terkait. Karena itu, data tidak hanya menjadi bahan laporan, tetapi juga membantu tugas harian.
Cara Kerja Industrial IoT untuk Suhu dan Kelembapan
Sistem ini memakai sensor, LoRa Node, gateway, dan cloud sebagai jalur data. Setiap alat memiliki tugas agar hasil ukur dapat sampai ke pengguna. Karena itu, seluruh bagian perlu dipilih sesuai kebutuhan kerja.
Sensor Membaca Kondisi Udara
Sensor membaca suhu dan kadar uap air pada ruang yang ingin diawasi. Setelah itu, hasil ukur masuk ke node yang sesuai. Data tersebut dapat dikirim secara rutin mengikuti jadwal yang telah dibuat.
Namun, letak sensor perlu dipilih dengan baik. Jika alat terlalu dekat dengan sumber panas, nilainya mungkin tidak mewakili seluruh ruang. Karena itu, posisi sensor perlu diuji sebelum dipakai.
LoRa Node Membawa Data
LoRa Node mengirim hasil ukur menuju gateway melalui sinyal radio. Dengan cara ini, sensor tidak selalu perlu kabel data yang panjang. Jaringan ini cocok untuk gudang yang memiliki beberapa ruang berjauhan.
Namun, sinyal LoRa dapat berubah sesuai kondisi tempat. Tembok, gedung, dan posisi antena dapat menghambat jalur radio. Karena itu, tim perlu menguji sinyal sebelum semua alat dipasang.
Gateway Meneruskan Hasil Ukur
Gateway menerima data dari LoRa Node yang cocok. Kemudian, alat ini membawa data melalui jaringan seluler atau Ethernet. Dengan begitu, hasil ukur dari banyak ruang dapat masuk ke pusat pantau.
Gateway juga dapat membantu alat lain berbagi data jika cara kirimnya sesuai. Namun, jenis node dan aturan data perlu dicek lebih dulu. Uji awal akan membantu tim melihat apakah semua nilai dapat diterima.
Cloud Menjadi Pusat Pantau
Cloud dapat menampilkan hasil ukur melalui web atau aplikasi. Setelah data masuk, petugas dapat melihat angka dan grafik sesuai fitur layanan. Selain itu, data lama dapat disimpan sebagai bahan laporan.
Dengan data tersebut, tim dapat melihat kondisi ruang dari lokasi lain. Namun, akses internet perlu tersedia agar hasil terbaru dapat masuk. Karena itu, waktu data terakhir diterima juga perlu diperiksa.
Cara Memilih Titik Sensor yang Tepat
Letak sensor dapat memberi dampak pada hasil ukur. Karena itu, tim perlu melihat bentuk ruang sebelum memasang alat. Titik yang dipilih sebaiknya dapat mewakili area yang ingin diawasi.
Hindari Sumber Panas Langsung
Sensor yang berada dekat mesin panas dapat membaca nilai lebih tinggi. Hal yang sama dapat terjadi jika alat terkena sinar matahari langsung. Karena itu, petugas perlu memilih titik yang sesuai dengan tujuan pantau.
Jika tim ingin melihat kondisi seluruh gudang, sensor sebaiknya tidak hanya berada di dekat mesin. Dengan cara ini, data akan lebih berguna saat petugas menilai kondisi ruang.
Perhatikan Pintu dan Jalur Udara
Pintu gudang yang sering terbuka dapat membuat suhu berubah. Selain itu, udara dari luar dapat membawa uap air ke dalam ruang. Karena itu, area dekat pintu perlu menjadi bahan saat memilih titik ukur.
Namun, satu sensor dekat pintu belum tentu mewakili seluruh gudang. Tim dapat memakai lebih dari satu titik pada ruang yang luas. Dengan begitu, kondisi dari beberapa bagian dapat dibandingkan.
Sesuaikan Jumlah Sensor dengan Luas Ruang
Gudang kecil mungkin cukup memakai sedikit titik ukur. Sebaliknya, gudang yang luas dapat memiliki kondisi udara yang berbeda pada tiap sisi. Karena itu, jumlah sensor perlu dipilih berdasarkan bentuk ruang dan jenis barang.
Setelah titik dipilih, tim dapat memberi nama pada setiap sensor. Nama yang jelas membantu petugas tahu dari mana hasil ukur berasal. Cara ini juga memudahkan proses cek jika ada alarm.
Cellular LoRa Gateway S281 untuk Industrial IoT
Salah satu alat yang dapat mendukung sistem ini adalah Cellular LoRa Gateway S281 dari Microthings. Alat ini menerima data dari LoRa Node lalu meneruskannya melalui jaringan yang tersedia. Dengan fungsi tersebut, S281 dapat membantu sistem pantau suhu pada banyak ruang.
S281 memakai chip LoRa SX1278 dengan jarak kirim hingga sekitar 2 km pada kondisi yang baik. Karena itu, gateway dapat menjadi pilihan untuk sensor yang letaknya berjauhan. Namun, jarak nyata perlu diuji karena kondisi sekitar dapat mengubah kuat sinyal.
Selain LoRa, S281 mendukung GSM, GPRS, 3G, 4G, dan Ethernet RJ45. Pilihan ini memberi jalur untuk membawa data menuju pusat pantau. Jika LAN tersedia, tim dapat memakai Ethernet. Sementara itu, jaringan seluler dapat menjadi pilihan saat LAN tidak tersedia.
Fitur Cellular LoRa Gateway S281 untuk Pantau Ruang
S281 memiliki beberapa fitur yang dapat membantu tim menjaga alur data. Selain menerima hasil ukur, alat ini juga mendukung alarm SMS dan cek baterai node. Karena itu, gateway dapat membantu tugas petugas pada area yang luas.
Hingga 99 Titik Ukur
S281 mendukung hingga 99 titik ukur suhu dan kelembapan sesuai data produk. Fitur ini dapat membantu gudang yang memakai banyak sensor dengan jenis yang cocok. Namun, jumlah node dan cara kirim data tetap perlu mengikuti aturan alat.
Dengan banyak titik ukur, tim dapat melihat kondisi dari beberapa ruang melalui satu sistem. Selain itu, nama sensor dapat dibuat sesuai lokasi agar hasilnya mudah dicari.
Alarm dan Laporan SMS
S281 dapat mengirim alarm melalui SMS saat nilai tertentu melewati batas. Alat ini juga mendukung laporan harian sesuai jadwal yang dibuat. Selain itu, pesan dapat dikirim ke hingga 10 nomor pengguna.
Dengan fitur ini, petugas dapat menerima kabar tanpa terus melihat layar. Namun, nilai batas dan nomor tujuan harus diatur dengan tepat. Setelah itu, tim perlu menguji apakah pesan sampai dengan benar.
Cek Baterai Node
S281 dapat melihat level baterai pada node yang mendukung fitur tersebut. Jika daya mulai rendah, tim dapat membuat jadwal untuk mengganti baterai. Dengan cara ini, risiko data berhenti masuk akibat daya habis dapat dikurangi.
Namun, data baterai bukan pengganti cek alat secara langsung. Petugas tetap perlu melihat kondisi node sesuai jadwal rawat.
Modbus dan Setelan Jarak Jauh
S281 mendukung Modbus RTU dan Modbus TCP untuk tukar data dengan alat yang sesuai. Fitur ini dapat membantu saat sistem memakai PLC atau alat ukur lain. Namun, port dan bentuk data harus cocok sebelum alat disambung.
Selain itu, gateway mendukung setelan serta mulai ulang melalui SMS. Dengan fitur ini, teknisi dapat menangani tugas tertentu dari lokasi lain. Meski begitu, akses perlu dijaga agar tetap aman.
Spesifikasi Cellular LoRa Gateway S281
Berikut data utama produk yang dapat menjadi bahan saat memilih alat. Sebelum sistem dipasang, tim tetap perlu mengecek jenis sensor dan node yang akan digunakan.
| Bagian | Detail Produk |
|---|---|
| Model | S281 |
| Chip LoRa | SX1278 |
| Jarak LoRa | Hingga sekitar 2 km |
| Jaringan | GSM, GPRS, 3G, 4G |
| Port LAN | Ethernet RJ45 |
| Protokol | Modbus RTU dan TCP |
| Prosesor | ARM Cortex-M4 |
| Daya masuk | 9–36VDC |
| Alarm | SMS |
| Laporan harian | Didukung |
| Nomor tujuan | Hingga 10 nomor |
| Titik suhu dan kelembapan | Hingga 99 titik |
| Cek baterai node | Didukung |
| Setelan jarak jauh | SMS |
| Watchdog | Ada |
| Pelindung daya | Kutub daya terbalik |
Data di atas menunjukkan fitur utama S281 untuk sistem pantau jarak jauh. Selain LoRa, pilihan jaringan seluler dan Ethernet membantu tim menentukan jalur data. Namun, hubungan ke cloud perlu diuji agar hasil ukur dapat tampil dengan benar.
Contoh Industrial IoT pada Gudang Bahan Baku
Sebuah pabrik memiliki tiga gudang untuk menyimpan bahan baku. Setiap gudang perlu menjaga suhu dan kondisi udara sesuai jenis barang. Namun, petugas harus datang ke tiap ruang untuk membaca hasil ukur. Karena itu, tim ingin melihat ketiga gudang melalui satu layar.
Langkah awal adalah memasang sensor pada titik yang sesuai. Setelah itu, sensor mengirim hasil ukur ke LoRa Node yang cocok. Node lalu membawa data menuju gateway S281 melalui sinyal radio. Dengan cara ini, data dari tiga gudang dapat memakai satu jalur menuju pusat pantau.
Gateway kemudian mengirim data melalui 4G atau Ethernet. Setelah sistem terhubung, petugas dapat melihat kondisi tiap gudang melalui cloud. Selain itu, setiap titik diberi nama agar data tidak tertukar.
Jika udara pada salah satu gudang terlalu lembap, sistem yang sesuai dapat memberi alarm. Setelah pesan masuk, petugas dapat mengecek pintu, atap, atau aliran udara pada ruang tersebut. Dengan begitu, tim memiliki dasar untuk mencari sumber masalah.
Data lama juga dapat membantu tim melihat pola kondisi ruang. Misalnya, kadar uap air sering naik saat hujan. Dari catatan tersebut, petugas dapat melihat apakah masalah muncul pada waktu yang sama. Namun, hasil sensor tetap perlu dicek bersama kondisi gudang.
Cara Membuat Alarm Suhu dan Kelembapan
Setiap gudang perlu memiliki batas suhu dan kelembapan sesuai jenis barang. Karena itu, nilai alarm tidak boleh dibuat sama untuk semua ruang. Tim perlu memakai aturan simpan barang sebagai dasar saat membuat batas.
Setelah nilai ditentukan, petugas dapat mengatur alarm pada sistem yang sesuai. Jika hasil ukur melewati batas, pesan dapat dikirim kepada tim yang bertugas. Dengan cara ini, petugas dapat tahu ruang yang perlu dicek lebih dulu.
Namun, alarm perlu diuji sebelum sistem digunakan setiap hari. Pesan yang terlalu sering muncul dapat membuat tim sulit memilih masalah penting. Karena itu, nilai batas perlu ditinjau sesuai hasil ukur dan kondisi nyata.
Selain itu, tim harus tahu langkah setelah menerima pesan. Petugas dapat melihat data, datang ke lokasi, lalu mencatat hasil cek. Dengan alur yang jelas, alarm akan lebih mudah ditindaklanjuti.
Manfaat Industrial IoT bagi Gudang dan Pabrik
Industrial IoT membantu tim melihat kondisi banyak ruang melalui satu sistem. Karena itu, petugas tidak perlu datang hanya untuk membaca angka. Selain itu, waktu kerja dapat dipakai untuk memeriksa ruang yang perlu mendapat perhatian.
Data lama juga dapat menjadi bahan laporan. Petugas dapat melihat hasil ukur berdasarkan nama ruang dan waktu baca. Dengan begitu, perubahan kondisi udara lebih mudah dicari.
Manfaat lain adalah tanda awal saat hasil ukur keluar dari batas. Setelah alarm masuk, tim dapat segera mengecek ruang yang terkait. Namun, hasil sensor tetap perlu dibandingkan dengan kondisi nyata agar langkah yang diambil sesuai.
Cara Memulai Sistem Pantau Suhu dan Kelembapan
Langkah awal adalah memilih ruang yang paling perlu diawasi. Setelah itu, tim dapat menentukan jumlah dan letak sensor. Dengan tujuan yang jelas, alat dapat dipasang sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, pilih LoRa Node yang cocok dengan sensor. Tim juga perlu menentukan posisi gateway agar sinyal dapat diterima dengan baik. Jika memakai 4G, cek pula jaringan operator pada lokasi alat.
Setelah semua alat siap, lakukan uji kirim data menuju pusat pantau. Pastikan nilai, nama ruang, dan waktu baca sudah benar. Selain itu, batas alarm perlu diuji agar pesan sampai kepada petugas yang tepat.
Terakhir, buat jadwal cek sensor, node, dan gateway. Walau data dapat dilihat dari lokasi lain, alat tetap perlu dirawat. Dengan cek rutin, tim dapat tahu saat daya atau sinyal mulai bermasalah.
Industrial IoT dengan Microthings Platform
Selain gateway, sistem Industrial IoT perlu layanan untuk melihat data. Salah satu pilihan adalah Microthings Platform yang menyediakan layanan IoT dan cloud. Melalui layanan yang sesuai, data dari banyak sensor dapat masuk ke satu pusat pantau.
Platform ini mendukung akses melalui web dan aplikasi ponsel. Selain itu, layanan tersebut memiliki fitur grafik, data lama, dan alarm. Dengan cara ini, petugas dapat melihat kondisi ruang dari lokasi lain.
Data juga dapat ditata berdasarkan nama dan lokasi sensor. Misalnya, suhu gudang A dapat dilihat terpisah dari suhu gudang B. Karena itu, tim lebih mudah mencari hasil ukur yang dibutuhkan.
Namun, hubungan antara S281 dan cloud Microthings perlu diuji lebih dulu. Jenis data, aturan kirim, dan akses internet harus cocok. Setelah itu, tim dapat memastikan hasil ukur sudah tampil dengan benar.
Kesimpulan
Industrial IoT membantu pabrik menjaga suhu dan kelembapan melalui data dari sensor. Dengan sistem ini, hasil ukur dari banyak ruang dapat masuk ke satu pusat pantau. Selain itu, data lama dan alarm dapat membantu tim melihat perubahan kondisi udara.
Salah satu alat yang dapat mendukung kebutuhan ini adalah Cellular LoRa Gateway S281. Gateway ini mendukung LoRa, jaringan seluler, Ethernet, Modbus, dan alarm SMS. Dengan sensor serta node yang cocok, S281 dapat membantu membawa data dari lapangan menuju cloud.
Ingin memantau suhu dan kelembapan dengan Industrial IoT? Kunjungi Microthings.id untuk melihat pilihan gateway, layanan cloud, dan solusi IoT bagi kebutuhan gudang maupun pabrik Anda.
